Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogja masih mempertimbangkan berbagai aspek terkait penerapan kebijakan ganjil genap di kawasan wisata pada akhir pekan mengingat wilayah Kota Jogja yang tidak begitu luas dan banyaknya akses pintu masuk ke kota tersebut.
"Ada 16 pintu masuk ke Kota Yogyakarta. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan kami sebelum memutuskan menerapkan kebijakan ganjil genap," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (16/9/2021).
Selain itu, lanjut dia, hampir semua kawasan wisata di Kota Yogyakarta bersinggungan dengan kawasan permukiman warga sehingga kebijakan ganjil genap berpotensi mempersulit warga lokal untuk beraktivitas.
"Jika kawasan wisata berada di suatu lokasi yang terpusat dengan satu akses jalan saja, misalnya, di pantai atau gunung maka kebijakan ganjil genap akan mudah diterapkan," ucapnya.
BACA JUGA: DIY Dapat Tambahan Kuota 5 Destinasi Wisata untuk Dibuka
Namun, lanjut Heroe, kondisi tersebut tidak ditemukan di Kota Yogyakarat sehingga untuk menerapkan kebijakan ganjil genap akan sangat sulit.
"Kondisi Kota Yogyakarta sangat \'terbuka\'. Banyak akses jalan masuk. Makanya akan sulit untuk memisahkan apakah pengguna jalan adalah warga lokal atau wisatawan," ujarnya.
Meskipun demikian, Heroe mengatakan bahwa aturan yang menjadi instruksi dari pemerintah pusat tersebut tetap akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan serta Polresta Yogyakarta.
Oleh karenanya, Heroe berharap, wisatawan yang akan masuk ke Kota Yogyakarta sudah terlebih dulu lolos skrining yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten di sekitar Kota Yogyakarta.
"Untuk akhir pekan ini, kami tetap akan melakukan pemeriksaan acak kepada wisatawan dari luar daerah yang datang. Apakah sudah vaksin atau belum dan apakah mereka bisa menunjukkan surat negatif COVID-19," tuturnya.
Pada akhir pekan lalu, terdapat lebih dari 170 bus pariwisata dari luar daerah yang tidak diperbolehkan masuk ke Kota Yogyakarta. Namun, bus pariwisata tersebut berhenti di sejumlah ruas jalan di daerah perbatasan Kota Yogyakarta.
"Wisatawan masuk ke Kota Yogyakarta menggunakan angkutan taksi \'online\'. Harapannya, wisatawan dari luar daerah tetap mematuhi protokol kesehatan, sudah vaksin dan memastikan negatif COVID-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman, menjadi pusat pemerintahan pertama Kasultanan Jogja sekaligus cikal bakal Kraton Jogja.
Penumpang WNA KAI Daop 6 mencapai 264.335 orang hingga September 2026, naik 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Riko Simanjuntak mengungkap latihan PSS Sleman selama jeda internasional sangat ketat. Tim bersiap menghadapi PSM Makassar.
Pemkot Jogja menargetkan 15 KKMP unggulan. Satu koperasi tiap kecamatan akan menjadi pilot project dengan pendampingan OPD.
Jalan Gose-Palbapang Bantul akan dilebarkan menjadi empat jalur sepanjang 1,7 km. Jalan dilengkapi median, trotoar, dan PJU untuk mendukung akses Pansela.