Gendhis Siswi SMPN 1 Kalasan Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo
Atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, DIY, Gendhis Kirania Wulandari, menorehkan prestasi membanggakan
Panorama dari atas bukit Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul./IG @Jperangin
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY meminta pemerintah kabupaten untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kawasan Geoheritage yang sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 13.K/HK.01/MEM.G/2021. Revisi RTRW tersebut untuk menjaga kawasan agar tidak rusak dan bisa memanfaatkannya untuk aktivitas yang memungkinkan agar upaya menjaga dan melestarikan tetap ada, seperti aktivitas pariwisata.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan setelah keluarnya SK Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, memungkinkan pemerintah kabupaten untuk membuat aturan turunan tanpa harus menunggu acuan dari Pemda DIY.
“Diberikan kewenangan daerah untuk menata tata ruang wilayah RTRW-nya bahwa di situ tidak boleh untuk hal-hal di luar peruntukan geoheritage, misalnya pembangunan pabrik. Itu harus dilakukan untuk hal-hal yang masih diperbolehkan untuk penngembangan dan pelestarian geoheritage,” kata Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Kamis (16/9/2021).
Menurut Baskara Aji, dalam SK Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, sudah disebutkan jelas apa saja yang harus dilakukan daerah untuk menjaga kelestarian geoheritage baik oleh Pemda DIY maupun pemerintah kabupaten, “Kecuali kalau kita ingin mengatur hal-hal yang belum diatur dalam SK itu,” ucap Baskara Aji.
Baca juga: Warga Terdampak Tol Jogja-Solo Bingung karena Punya Sisa Lahan Segitiga yang Tak Diganti Rugi
Menurut Baskara Aji, SK itu sudah memberikan acuan kepada daerah yang memiliki geoheritage untuk melakukan upaya-upaya pelestarian agar tetap lestari. Selain itu kawasan tersebut juga bisa menjadi tempat untuk pendidikan, riset dan pengembangan ilmu kebumian, dan juga bisa untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata.
Sebagaimana diketahui ada 20 geosite di DIY yang sudah ditetapkan sebagai geoheritage pada April lalu. Geoheritage yang telah ditetapkan ini tersebar di empat kabupaten, yakni Kulonprogo, Sleman, Bantul, dan Gunungkidul.
Geoheritage yang ada di Kulonprogo adalah Puncak Tebing Kaldera Purba Kendil-Suroloyo, Perbukitan Asal Struktur Geologi Widosari, Formasi Nanggulan Eosen Kalibawang, Goa Kiskendo, dan Mangan Kliripan-Karangsari.
Geoheritage yang ada di Sleman, yakni Kompleks Perbukitan Intrusi Godean, Kompleks Batuan Merapi Tua Turgo-Plawangan Pakem, Aliran Piroklastik Bakalan, Tebing Breksi Piroklastik Purba Sambirejo, Rayapan Tanah Ngelepen, Lava Bantal Berbah, dan Batugamping Eosen.
Sedangkan Geoheritage yang berlokasi di Bantul ialah Sesar Opak Bukit Mengger, Lava Purba Mangunan, dan Gumuk Pasir Parangtritis. Sementara geoheritage yang berada di Gunungkidul ialah Gunung Ireng Pengkok, Gunungapi Purba Nglanggeran, Gunung Genthong Gedangsari, Bioturbasi Kali Ngalang, dan Gunungapi Purba Siung-Batur-Wediombo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, DIY, Gendhis Kirania Wulandari, menorehkan prestasi membanggakan
JPU mengungkap temuan 74 kg emas dan 2,67 juta dolar AS dalam dakwaan TPPU Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Manajer KDMP mengeluhkan ketidakjelasan kerja, penempatan jauh dari domisili, hingga mekanisme relokasi setelah menerima PKWT.
Mark Zuckerberg mengaku tak memiliki gelar sarjana saat dicecar soal dasar menilai risiko beauty filter Instagram terhadap pengguna muda.
Telkomsel dan ITNY berkolaborasi mengembangkan talenta digital mahasiswa melalui magang, guest lecturer, dan berbagai program edukasi digital.
Triumph Bonneville T40 dan T40 Black hadir dengan mesin 400 cc, desain klasik, serta fitur modern. Harga baru diumumkan pada awal 2027.