Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA-Sekolah negeri maupun swasta di DIY dibebaskan untuk menentukan waktu belajar selama masa uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
Sekolah bebas untuk menentukan jumlah hari selama sepekan maupun lama jam pelajaran asalkan tidak melebihi ketentuan yang diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Dalam SKB 4 Menteri lama jam belajar dalam sehari maksimal empat jam.
“Tergantung masing-masing sekolah [seminggu berapa kali], tapi konteknya bagaimana sekolah mengatur supaya protokol kesehatan dijaga dengan baik. Jumlah siswa, jarak, waktu, kita serahkan ke sekolah. Bisa beda, itu fleksibilitas masing-masing sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya, Jumat (17/9/2021).
Didik mengatakan Disdikpora hanya memberikan acuan bahwa sekolah yang akan menggelar PTM adalah sekolah yang memiliki Satgas Penanganan Covid-19, sebanyak 80% siswanya sudah menjalani vaksinasi minimal vaksin dosis pertama untuk SMA dan SMK yang dibawah naungan Pemda DIY.
BACA JUGA: Indonesia Bakal Produksi Mobil Listrik Mulai Mei 2022, 80 Persen Hasilnya Diekspor
Saat ini jumlah sekolah yang siswanya sudah menjalani vaksinasi 80% sebanyak 195 sekolah. Selain itu, kata Didik, jika dalam perjalanan PTM ditemukan terjadi penularan Covid-19, maka otomatis PTM di sekolah tersebut dihentikan sementara dan sekolah kembali melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Didik memastikan sekolah sudah bisa menggelar PTM mulai Senin, pekan depan. Namun ada masih ada sekolah yang sedang menjalani ujian tengah semester secara daring sehingga kemungkinan PTM bisa mundur untuk beberapa sekolah. “Mulai PTM di masing-masing sekolah bisa berbeda tergantung kesiapan sekolah,” ujar Didik.
Pihaknya tidak bisa menyebutkan berapa sekolah yang sudah siap, karena secara umum semua sekolah sudah menyiapkan protokol kesehatan dan guru sudah hampir semua melakukan vaksinasi. Namun diutamakan bagi sekolah-sekolah yang capaian vaksinasi siswa 80%.
Lebih lanjut Didik menekankan bahwa yang paling penting dalam PTM terbatas di masa PPKM level 3 ini adalah sekolah harus mengedukasi perilaku guru maupun siswa untuk selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.
“Harus memastikan bahwa anak-anak telah selesai pelajaran mengingatkan untuk segera pulang ke rumah masing-masing karena ini sama konteksnya pada masa sebelum Lebaran saat uji percontohan dulu,” tegas Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Sekolah Rakyat DIY di Moyudan tinggal menunggu terbitnya KKPR dari pemerintah pusat sebelum proses land clearing dan pembangunan dimulai.
BLT Kesra Rp900.000 belum diumumkan cair pada Juli 2026. Simak informasi terbaru, syarat penerima, dan cara cek status bansos secara online.
Lionel Scaloni mengakui Argentina kesulitan menghadapi Swiss sebelum menang 3-1 di perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste akan menghadapi Inggris.
BPBD Kota Jogja meningkatkan kesiapsiagaan musim kemarau 2026 dan mengimbau warga mewaspadai fenomena bediding serta risiko ISPA hingga kebakaran.
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.