3.174 Mahasiswa UII KKN, Semua Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 3.174 mahasiswa UII dilepas untuk KKN 2026 dan mendapat perlindungan JKK serta JKM BPJS Ketenagakerjaan selama menjalankan pengabdian.
Peserta Mandiri Yogya Marathon 2018 melintas di kawasan Candi Prambanan, Minggu (15/4/2018).Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, SLEMAN- Setelah Tebing Breksi mulai beroperasi secara terbatas, giliran destinasi wisata Candi Prambanan yang melakukan uji coba pembukaan lokasi wisata, Jumat (17/9/2021). Pengunjung yang tidak lolos skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi diminta untuk tidak masuk ke destinasi tersebut.
Direktur Utama Taman Wisata Candi (PT TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan uji coba dilakukan menyusul terpilihnya Taman Wisata Candi Borobudur dan Taman Wisata Candi Prambanan sebagai tempat wisata yang diizinkan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.
Sebagai pengelola destinasi wisata berbasis cagar budaya, pihaknya berkomitmen untuk menerapkan standar yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat sesuai Inmendagri No.39/2021 tentang PPKM di wilayah Jawa dan Bali. "Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam menekan laju penularan Covid-19 di tingkat daerah maupun nasional," katanya di sela kegiatan.
Pengelola destinasi, katanya, harus mengubah paradigma wisata di masa kenormalan baru ini. Aturan tentang penerapan protokol kesehatan harus dijalankan secara professional. "Perlu adanya kesamaan persepsi, apa yang dilakukan hari ini adalah uji coba. Tujuannya bukan mendapatkan pengunjung sebanyak-banyaknya, namun memastikan protokol kesehatan ditaati dengan ketegasan dari pengelola. Kami berharap pandangan yang sama untuk menyelesaikan pandemi ini," katanya.
Edy mengatakan, destinasi yang dikelola oleh TWC juga telah memperoleh sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf. Selain itu, vaksinasi seluruh karyawan serta Standard Operational Procedure (SOP) yang diterapkan secara profesional, sudah dilakukan.
"Kami terapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan dan karyawan di TWC Borobudur maupun Prambanan. Untuk Borobudur dan Prambanan kami menetapkan kuota maksimal sejumlah 7.500 orang di dalam kawasan. Angka ini termaksud wisatawan, pegawai, pedagang serta tamu," katanya.
Terpisah, Pengelola Taman Wisata Tebing Breksi Khaliq Widiyanto mengatakan dengan luas sekitar 8,5 hektare jumlah kunjungan wisatawan selama masa uji coba hanya 25%. Dari jumlah tersebut, katanya, maka kapasitas pengunjung sekitar 3.000 orang per hari.
"Selama masa uji coba pengunjung anak-anak dan lansia di atas 70 tahun belum diperbolehkan masuk destinasi. Pengunjung wajib mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan Visiting Jogja. Jika tidak, kami mohon maaf, tidak boleh masuk," katanya.
Adapun Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan selama masa uji coba dilaksanakan jumlah pengunjung masih sedikit. Baik di Hutan Pinus Mangunan, Tebing Breksi dan GLZoo. "Jumlah kunjungan masih sekitar 200 wisatawan. Paling banyak di GLZoo sekitar 100an orang, selebihnya di Breksi dan Mangunan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.174 mahasiswa UII dilepas untuk KKN 2026 dan mendapat perlindungan JKK serta JKM BPJS Ketenagakerjaan selama menjalankan pengabdian.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.