Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Ilustrasi tengkorak/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Bantul membeberkan kronologi penemuan mayat dalam posisi bertapa di Pantai Parangkusumo, Bantul.
Penemuan mayat dalam posisi duduk bertapa terkubur pasir di Pantai Parangkusumo, Bantul menggemparkan warga, Selasa (21/9/2021) pagi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya tidak jauh dari lokasi.
Anggota Polsek Kretek, Iptu Sumanta menuturkan, saat ditemukan mayat laki-laki tersebut awalnya hanya terlihat bagian kepala sampai leher.
“Awalnya warga hanya menemukan kepalanya saja, namun setelah dilakukan penggalian juga ditemukan tulang kerangkanya,” katanya.
Petugas yang mendapat laporan ihwal penemuan mayat bertapa kemudian meluncur ke lokasi. Petugas lalu mengevakuasinya dengan menggali pasir.
BACA JUGA: Kasus Covid di DIY Melandai, Rumah Sakit Mulai Geser Bed
Saat itu diketahui mayat ini menggunakan celana training warna biru dongker kombinasi merah dan mengenakan kaus merah.
Mayat ini diperkirakan dalam kondisi duduk bersila mengenakan sarung hitam. Polisi belum bisa memastikan apakah korban memang melakukan ritual tapa pendem (bertapa ditimbun pasir) atau sengaja dibunuh dengan ditimbun pasir hingga terlihat kepalanya saja.
Hanya lokasi sekitar penemuan memang kerap dipakai untuk melakukan ritual. Namun, seandaianya ada yang ritual biasanya ada orang lain yang ikut menjaga dan membantu menguburkan badannya.
“Kami tidak tahu itu (ritual), kalau lokasinya memang kerap untuk ritual,” katanya.
Dokter Puskesmas Kretek, dr Herry Eka Saputra memperkirakan korban sudah meninggal lebih dari satu bulan. Mereka belum bisa memastikan jenis kelamin korban. Saat ditemukan kondisinya tinggal kerangka dan tulang belulang. “Kemungkinan sudah sebulan meninggal, karena kerangkanya tinggal tulang,” katanya.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Kronologi Penemuan Mayat Bertapa di Pantai Parangkusumo Bantul"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.