Advertisement
Kasus Covid di DIY Melandai, Rumah Sakit Mulai Geser Bed
Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, Minggu (4/7/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan DIY menyebut bed occupancy rate (BOR) khusus pasien Covid-19 sudah menurun drastis karena kasus Covid-19 sudah melandai. Bahkan beberapa rumah sakit di DIY sudah menggeser bed atau tempat tidur khusus Covid-19 untuk pasien umum atau non-Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan BOR rumah sakit khusus tempat tidur isolasi untuk Covid-19 saat ini sudah mengecil atau sudah di bawah 20%. Namun yang perlu diwaspadai adalah BOR kritikal atau ICU yang masih 35%, meski tetap di bawah angka nasional.
Advertisement
BACA JUGA: RSPS Bantul Mulai Alihkan Tempat Tidur Covid-19 untuk Pasien Umum
Menurut dia, BOR ICU keterisian harian biasanya penuh sampai di angka 20% meski tidak dalam masa pandemi Covid-19.
Pembajun mengatakan rumah sakit mengubah atau menggeser tempat tidur yang tadinya dikhususkan untuk pasien Covid-19 menjadi tempat tidur pasien umum.
“Beberapa rumah sakit sudah mulai mengeser tempat tidur Covid-nya untuk reguler tetapi dengan perjanjian, begitu nanti angka kasus [Covid-19] naik, mereka akan siap untuk kembali mendedikasikan bed untuk Covid-19. Mudah-mudahan enggak ada gelombang lagi,” ujar Pembajun, Selasa (21/9/2021).
Menurut Pembajun, hanya beberapa rumah sakit yang menggeser bed Covid-19 ke non-Covid-19. Paling hanya sekitar 60%.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sewaktu-waktu bed bisa diubah lagi khusus untuk pasien Covod-19.
Baskara Aji menyatakan tetap belum bisa megalihfungsikan tempat isolasi terpusat (isoter) ke hal lain untuk mengantisipasi kasus Covid-19 naik lagi. Hotel Mutiara sampai saat ini masih disiapkan sebagai isoter dan sudah bisa ditempati meski kosong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prajurit RI Gugur di Lebanon, MPR Desak PBB Agar Israel Disanksi Tegas
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Gangguan Teknis, KA Tambahan Jogja-Pasar Senen Mogok di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement





