Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Burung Layang-layang Asia bertengger di kabel di atas jalan Gondomanan. /Ist- twitter @zuiderbuiten
Harianjogja.com, JOGJA-- Migrasi tahunan burung Layang-layang Asia telah tiba di Jogja. Migrasi rutin terjadi setiap tahun di Jogja. Ribuan burung akan singgah di beberapa titik di Jogja.
Namun, titik yang paling terkenal sebagai tempat singgah burung-burung tersebut adalah perempatan Gondomanan, Kota Jogja. Di kabel listrik yang membentang di kawasan perempatan Gondomanan, akan tampak ribuan burung bertengger dan berjejer rapi. Ada pula yang hinggap di pohon yang ada di kawasan tersebut.
Foto-foto kawanan burung ini seperti dibagikan oleh warganet di twitter. Pada Senin (20/9/2021), warganet dengan nama akun @zuiderbuiten membagikan empat foto burung-burung yang bertengger di atas deretan kabel.
"Tamu tahunan Jogja sudah datang. Hati-hati ranjau buat yang lewat Gondomanan," tulisnya.
Unggahan tersebut kemudian dibagikan ulang oleh akun twitter @JogjaUpdate. Warganet pun kemudian riuh berkomentar. Kebanyakan mengingatkan agar hati-hati saat melintas di jalan kawasan tersebut sebab bisa terkena yang disebut ranjau, yakni kotoran burung. Ada pula yang berbagi pengalaman pernah mengalaminya.
"duh kelingan tau kebagian ranjau ne pas lg nge gas motor wkkw," tulis @onlyndaa.
"Pernah ketiban rudale neng etan hotel Purosani," tambah @rian76cupy.
"Hesss jan wistau keno jaketku pas jemput kancaku neng klinik," kata @fattahcerdas.
"ga pernah kena ranjaunya cuma pernah di tabrak kaca helmku," komentar @igaputrih.
Dikutip dari situs Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), fenomena Burung migran yang salah satunya adalah jenis Layang-layang Asia (Hirundo rustica) merupakan kejadian rutin setiap tahunnya dan biasanya terjadi di Bulan September – Maret tahun berikutnya.
Burung migran tersebut bermigrasi melalui jalur yang sama, dan mereka akan pergi di musim dingin selanjutnya akan kembali lagi ke asalnya pada saat udara mulai hangat. Di Jogja, burung layang-layang asia ini akan singgah di beberapa titik seperti Jalan Malioboro, Jl. Ahmad Dahlan, Titik Nol Km dan Jl. Mayor Suryotomo.
Kehadiran Burung layang-layang Asia tersebut membawa dampak yang merugikan bagi pemilik toko sepanjang Jl. Mayor Suryotomo akibat kotoran dan bau kotoran burung tersebut. KSDAE tetap mengimbau masyarakat untuk tidak memburu atau menembaki burung layang-layang asia tersebut.
Untuk mengatasi permasalahan kotoran burung layang-layang asia ini, KSDAE menghimbau masyarakat dapat melakukan pembersihan secara berkala untuk mengurangi bau dan pencemaran lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Kecelakaan di Gedong Kuning Bantul tewaskan satu pengendara. Diduga akibat melawan arus, satu korban lainnya luka serius.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.