Toto Wolff Kritik Pembalap MotoGP soal Polemik GP Qatar 2026
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Wisatawan melakukan pemindaian menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat berwisata di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (17/9/2021). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, BANTUL-Sejumlah kantor pelayanan publik di Bantul dipastikan belum ada rencana menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung.
Hal ini menyusul belum adanya perintah secara resmi terkait dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi dan belum ada barcode untuk penerapan aplikasi tersebut.
Panewu Sanden Deni Ngajis Hartono mengatakan, sampai hari ini belum ada perintah untuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung yang hendak melakukan pelayanan publik. Sehingga sampai saat ini juga belum ada penerapan aplikasi PeduliLindungi di kapanewon Sanden.
"Kami belum terapkan. Selain itu, kami juga belum ada barcode untuk aplikasi tersebut," katanya.
Baca juga: Capaian Masih Rendah, Bantul dan Gunungkidul Diminta Percepat Vaksinasi
Hal sama juga terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Adminstrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bantul Emy Nikmawati mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum ada rencana menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung.
"Karena dari Dirjen Adminduk juga belum ada perintah untuk penerapan aplikasi tersebut. Kami juga belum ada barcode untuk scan PeduliLindungi," kata Emy.
Menurut Emy, jika nantinya sudah ada perintah resmi, pihaknya siap untuk melaksanakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Sejauh ini, diakui Emy, meski telah memaksimalkan pelayanan secara online, namun banyak pengunjung yang tetap datang ke Disdukcapil untuk meminta bantuan pengurusan administrasi kependudukan.
"Setiap hari masih ada sekitar 50an orang. Kami hanya membantu mereka dalam kepengurusan administrasi," ucap Emy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Lando Norris merebut pole position F1 GP Brasil 2026 di Interlagos. Verstappen ke-16, sementara Russell dan Leclerc terkena penalti.
Veda Ega Pratama finis kedelapan dalam kualifikasi Moto3 Qatar 2026, tetapi harus memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 8 November 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 8 November 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Kasus PMK di Bantul menurun. DKPP mencatat 51 sapi terpapar sepanjang Januari-Oktober 2026 dan menuntaskan 27.500 dosis vaksinasi.