Pensiunan TNI Asal Gunungkidul Rasakan Manfaat Program JKN
Pensiunan TNI asal Gunungkidul, Kidjo, menceritakan pengalamannya menjalani operasi hingga kontrol dengan memanfaatkan Program JKN.
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) melaksanakan wisuda periode September 2020/2021 untuk pertama kali secara hybrid terbatas secara daring dan luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Warsiti, S.Kp., M.Kep.,Sp.Mat, merasa bersyukur dapat melaksanakan wisuda periode September 2020/2021 untuk pertama kali secara hybrid terbatas secara daring dan luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Pandemi yang dialami oleh seluruh masyarakat diberbagai belahan dunia ini, bukan berarti menjadikan kita terpuruk namun tetap bangkit dan bergerak dengan adaptasi kebiasaan baru.
“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk tetap melakukan pencegahan penyebaran covid-19, serta sekaligus untuk memulai mengadaptasikan kebiasaan baru pada kegiatan wisuda periode ini,” ucap Warsiti.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Wisuda Pascasarjana, Sarjana, Diploma Universitas `Aisyiyah Yogyakarta di Hall gedung B, Selasa (21/9/2021).
Wisuda periode ini diikuti 369 wisudawan dan wisudawati dari 3 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes), Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora (FEISHum) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).
Lebih lanjut Warsiti menyampaikan, UNISA Yogyakarta saat ini telah memasuki masa berkembang tahap I (2021-2025) yaitu pemantapan daya saing nasional dan penguatan daya saing internasional. Beberapa capaian pengembangan Unisa antara lain empat jurnal telah terakreditasi SINTA 3, perolehan hibah eksternal 2021 Total Hibah dari Kemendikbudristek Rp 2.178. 266. 000, pengembangan infrastruktrur kampus, beasiswa dan program Corporate Social Responbility (CSR) serta komitmen Unisa untuk terus bergerak di masa pandemic Covid 19 melalui program ta’awun sosial, shelter Isoman/Pesantred Covid 19 Unisa dan sebagainya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat `Aisyiyah Dr. Hj. Siti Noordjanah Djohantini, M.M., M.Si. yang juga sekaligus ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unisa Yogya dalam sambutanya menyampaikan berkat ikhtiar dan jerih payah para wisudawan dimasa kondisi pandemi seperti ini, tetap bisa menyelesaikan kewajiban sebagai mahasiswa dan akhirnya dapat merasakan kebahagiaan di hari ini.
“Dengan gelar yang sudah didapatkan hari ini, jangan lupa untuk selalu berucap syukur kepada Allah SWT, semoga menjadi bisa bermanfaat bagi diri sendiri juga bagi orang lain,” tutur Noordjanah. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pensiunan TNI asal Gunungkidul, Kidjo, menceritakan pengalamannya menjalani operasi hingga kontrol dengan memanfaatkan Program JKN.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.