Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Siswa SMKN 1 Bantul mulai menjalani pembelajaran tatap muka terbatas dengan serangkaian prokes ketat mulai Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY meminta sekolah tidak memaksakan diri untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) jika sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan belum siap. Sebab lingkungan sekolah salah satu lokasi berkerumunnya siswa sehingga rawan penularan Covid-19 seperti di di sejumlah sekolah luar DIY.
“Tidak, jangan [PTM bagi sekolah yang belum siap]. Pilihannya adalah kalau tidak yakin aman [menggelar PTM], jangan dulu. Harus dipastikan dulu aman atau tidak, kalau tidak teruskanlah daring,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kamis (23/9/2021).
BACA JUGA : Sekolah di Jogja Jangan Paksakan Ortu & Siswa yang Tak
Baskara Aji mengatakan adanya klaster sekolah di luar DIY menjadi perhatian bagi sekolah-sekolah di DIY bahwa saat ini pembelajaran tatap muka belum benar-benar dilaksanakan sepenhnya, melainkan masih terbatas. Artinya terbatas bagi sekolah-sekolah yang benar-benar memenuhi syarat untuk menggelar PTM.
Syarat yang dimaksud adalah sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan serta minimal siswa yang sudah divaksin mencapai 80%. Selain itu juga jumlah hari dan waktunya juga terbatas, “Kalau tidak ada pilihan yang baik, lebih baik on-line dulu, tapi kalau memang yakin kelasnya memungkinkan, sarana prasarana memungkinkan, anak-anak juga punya disiplin yang baik ya silakan,” ujar dia.
Baskara Aji mengaku sejauh ini belum mendapat laporan adanya kasus terkonfirmasi positif dari siswa ataupun guru selama penyelenggaraan PTM terbatas. Namun jika ada sekolah yang diketahui siswa atau gurunya terapar Covid-19 maka harus dihentikan dulu PTM dan dilanjutkan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
BACA JUGA : Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah, Ketua DPR Ingatkan
Satgas Penanganan Covid-19 yang dibentuk di tiap sekolah harus juga benar-benar bekerja mengawasi susana pembelajaran tatap muka mulai dari masuk kelas, di dalam kelas hingga di luar kelas ketika siswa akan pulang supaya protokol kesehatan tetap jalan. Jadi Satgas Covid-19 jangan hanya sekadar formalitas.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) ini mengakui sejauh dari hasil pantauan sementara pelaksanaan PTM di DIY masih terbatas. Jumlah anak tidak ada yang masuk tiap hari, paling tidak seminggu dua kali karena harus bergantian. Jam pembelajaran juga masih dua jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.