Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Menag Yaqut. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY didukung Pemerintah Daerah DIY akan menggelar Pencanangan Desa Sadar Kerukunan Kalurahan Pendowoharjo dan Launching Pojok Wakaf Digital. Kegiatan akan dihelat Rabu (29/9/2021) dipusatkan di Pendopo Parasamya II komplek kantor Bupati Bantul.
Rencananya akan hadir langsung Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Kakanwil Kemenag DIY Masmin Afif, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, dimeriahkan bintang tamu Butet Kartaredjasa dan Marwoto.
BACA JUGA : Menag Yaqut: Kader Ansor Harus Tebar Manfaat bagi Umat
“Kegiatan ini akan digelar dengan sistem hybrid meeting. Tamu undangan terbatas dengan protokol kesehatan ketat, lainnya dapat mengikuti via media daring,” ungkap Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Arief Gunadi, yang juga Ketua Panitia Kegiatan dalam rilisnya Selasa 928/9/2021).
“Desa yang menjadi simbol Sadar Kerukunan adalah Pedukuhan Karanggede, Desa Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul,” ungkap Arief.
Pedukuhan Karanggede dipilih karena memiliki empat tempat ibadah, yakni Susteran Gembala Baik Hati, Pura, Masjid, dan Gereja Kristen. Masyarakat Pedukuhan Karanggede hidup rukun berdampingan, saling menghormati dan menghagai serta tidak pernah timbul gesekan dalam pelaksanaan ibadah keagamaan.
Adapun terkait launching pojok wakaf uang digital, Arief menjelaskan Wakaf Uang Digital diawali dari KUA Rongkop dengan nama Pas Waktune (Pasangan Muda Sadar Wakaf Tunai) dimulai pada 2020. Program ini merupakan layanan wakaf uang terpadu yang disediakan untuk mengajak masyarakat di tingkat kecamatan/kapanewon dapat berwakaf dengan mudah, murah dan sederhana yang manfaatnya pengelolaan wakaf uang disalurkan kembali untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di kecamatan tersebut.
“Wakaf uang yang terhimpun dapat menjadi pembiayaan tanah-tanah wakaf yang ada di kecamatan untuk pertanian, perkebunan, peternakan atau kegiatan ekonomi lainnya yang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di kecamatan tersebut,” tandasnya.
Keberadaan Pojok Wakaf Uang Digital harapannya dapat menjadi terobosan berbasis digital agar edukasi/promosi wakaf uang dapat dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif melalui sinergi lintas instansi dan lembaga. “Wakaf juga terbukti dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Arief.
BACA JUGA : Menag Yaqut Ucapkan Selamat Hari Raya untuk Komunitas
Sebelum di Bantul, Menag Yaqut akan memberikan apresiasi kepada 26 orang yang terdiri dari siswa, guru, kepala madrasah, pengawas dan tenaga kependidikan madrasah. “Untuk kegiatan pemberian apresiasi ini dipusatkan di MAN 1 Yogyakarta. Yang sangat membanggakan, siswa MAN 1 Yogyakarta atas nama Karang Jimbaran Setyatrisila berhasil meraih medali Emas tingkat Internasional ajang moderasi beragama,” lanjutnya.
“Bahkan dalam ajang Hari Guru Nasional beberapa waktu lalu DIY mendapatkan 9 gelar terbaik, mulai dari guru terbaik, kepala madrasah terbaik, pengawas madrasah terbaik, juga berbagai kejuaraan lainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21