Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Puluhan kapal milik nelayan diparkir di pinggir aliran sungai bawah tanah di Pantai Baron, Desa Kemadang Tanjungsari. Rabu (17/4/2019)/Istimewa-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Objek wisata di Gunungkidul segara dibuka. Sedikitnya 20 lokasi wisata telah mendapatkan QR code aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, tim asesor juga sedang memverifikasi penerbitan sertifikat CHSE yang menjadi prasyarat untuk pembukaan wisata di sejumlah destinasi.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Hary Sukmono, mengatakan pembukaan wisata masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.
Agar bisa buka, destinasi wisata harus mengantongi sertifikasi CHSE dan aplikasi PeduliLindungi.
Sudah 20 objek wisata yang dipungut reribusi dan telah mendapatkan QR code untuk pemindaian dalam operasional aplikasi.
Kode pemindaian yang dipasang di lokasi wisata berbeda-beda. Sebagai contoh, di kawasan wisata Pantai Baron hingga Seruni dipasang delapan titik. Di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran ada enam QR code. “Total ada 57 QR code yang tersebar di 20 lokasi wisata,” katanya kepada wartawan, Jumat (1/10/2031).
Selain QR code untuk aplikasi PeduliLindungi, pengelola wisata juga mengajukan sertifikasi CHSE. Menurut Hary, ada sekitar 40 destinasi yang mengajukan penerbitan sertifikasi ini.
“Sertifikasi CHSE masih dalam proses karena harus melalui pengecekan lapangan,” katanya.
Verifikasi sudah dimulai sejak Kamis (30/9/2021) dan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di sejumlah destinasi. “Hari ini pengecekan dilakukan di kawasan Pantai Baron dan Kalisuci. Mudah-mudahan berjalan lancar dan destinasi wisata bisa dibuka secara bertahap,” ungkapnya.
Pengelola wisata Embung Batara Sriten di Kalurahan Pilangrejo, Nglipar Radato mengatakan, sudah berusaha memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Objek wisata Embung Sriten sudah mendapatkan QR code aplikasi PeduliLindungi. “Sekarang fokus mendapatkan sertifikasi CHSE,” katanya.
Pembukaan objek wisata ini harus diikuti penerapan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, hingga menghindari kerumunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.