Gerindra Bersihkan Pantai Baru Bantul, Singgung Retribusi Rp5.000
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Wisatawan sedang bermain air di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul menerbitkan surat edaran bernomor 500.11.21/1235/2025 tentang penyelenggaraan pariwisata selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Surat edaran tersebut diumumkan pada Selasa (2/12/2025) dan memuat sepuluh poin yang wajib diperhatikan para pelaku industri pariwisata di wilayah itu.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan ada sejumlah hal yang diminta pihaknya agar diterapkan oleh pelaku pariwisata selama libur akhir tahun nanti. Salah satunya yakni aspek kebersihan, keamanan, transparansi layanan, hingga penggunaan transaksi non-tunai saat berwisata ke daerah ini.
"Kami meminta industri pariwisata menjaga kebersihan, keamanan wisatawan, memasang daftar harga terutama bagi pelaku kuliner, serta menerapkan transaksi non-tunai. Tarif parkir juga wajib wajar,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta menyoroti persoalan transparansi harga yang kerap memunculkan keluhan bagi wisatawan. Ia meminta seluruh pelaku usaha wajib memasang daftar harga secara jelas untuk meminimalisasi fenomena nuthuk atau menetapkan harga di atas tarif normal.
“Jangan sampai ada kasus bakso Rp10.000, tapi karena tidak ada daftar harga, tahu-tahu jadi Rp20.000 atau bahkan Rp50.000. Itu merusak citra pariwisata kami,” ucapnya.
Priyanta juga mengingatkan agar retribusi tidak dipaketkan dengan layanan wisata lain seperti paket makan di restoran. Ia menekankan bahwa sesuai regulasi, pembayaran retribusi wajib dilakukan langsung di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).
“Masuk objek wisata yang ber-retribusi, tiketnya dibayar di TPR. Jangan dipaketkan dengan kunjungan atau layanan lain karena itu justru menimbulkan praktik yang tidak sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan pembayaran non-tunai seperti QRIS juga didorong untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama periode libur panjang. "Lewat surat edaran ini, kami berharap kunjungan wisata selama Nataru tetap tertib, aman, dan memberi pengalaman yang positif bagi wisatawan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.