Pemda DIY Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD, Fokus pada Sektor Ini

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 13 Mei 2026 18:27 WIB
Pemda DIY Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD, Fokus pada Sektor Ini

Ilustrasi Pemda DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh catatan strategis dari DPRD DIY sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pembangunan daerah. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD DIY di Gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Rabu (13/5/2026).

Forum ini membahas penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DIY Tahun 2025 serta pengawasan pelaksanaan Perda DIY Nomor 11 Tahun 2020.

Akui Masih Banyak PR Meski Capaian Positif

Dalam tanggapannya, Sri Paduka mengakui bahwa meskipun berbagai capaian pembangunan telah diraih, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

"Meskipun Pemda DIY sudah menorehkan sejumlah prestasi terkait capaian sasaran pembangunan daerah yang semakin baik dari waktu ke waktu, namun masih ada beberapa hal yang menjadi catatan dan PR kita bersama," ungkap Sri Paduka.

Ia menegaskan bahwa masukan dari DPRD akan menjadi bahan penting dalam menyempurnakan kebijakan pembangunan ke depan.

Rekomendasi DPRD Jadi Bahan Evaluasi Strategis

Paku Alam X memastikan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan legislatif akan ditindaklanjuti secara terukur dan sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku.

"Selain itu, rekomendasi ini juga kami jadikan sebagai bagian dari rangkaian evaluasi dokumen strategis perencanaan pembangunan daerah," tegas Sri Paduka.

Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan bahwa setiap kebijakan tidak hanya responsif, tetapi juga terarah dan berkelanjutan.

DPRD Apresiasi, Tapi Beri Catatan Penting

Sebelumnya, DPRD DIY melalui berbagai panitia khusus menyampaikan sejumlah catatan strategis. Juru Bicara Pansus, Sigit N. Priyanto, mengawali laporan dengan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-16 yang diraih Pemda DIY secara berturut-turut.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi DIY yang mencapai 5,49 persen serta penurunan angka kemiskinan menjadi 9,08 persen juga mendapat apresiasi.

Namun, DPRD tetap memberikan catatan penting, khususnya terkait pemerataan ekonomi di wilayah Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul. Selain itu, persoalan pengelolaan sampah di TPA Piyungan juga menjadi sorotan utama.

Sorotan pada Sektor Pertanian dan Irigasi

Dalam agenda berikutnya, DPRD juga menyoroti pelaksanaan Perda DIY Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Juru Bicara Pansus lainnya, Reda Refitra, menekankan pentingnya perbaikan jaringan irigasi lintas sektor serta optimalisasi dukungan anggaran untuk program asuransi usaha tani.

Hal ini dinilai krusial untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di DIY.

Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan

Menutup tanggapannya, Paku Alam X menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam satu tahun terakhir.

"Semoga kita dapat semakin fokus pada upaya mencapai kinerja pembangunan agar semakin baik dan lebih berkualitas, utamanya untuk kesejahteraan masyarakat luas," pungkas Sri Paduka.

Dengan sinergi yang kuat dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, Pemda DIY optimistis dapat meningkatkan kualitas pembangunan serta menjawab berbagai tantangan yang masih ada.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online