Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
FoodStartup Indonesia (FSI) 2021 di Jogja. /ist.
Harianjogja.cim, SLEMAN– Meski dalam masa pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sukses menggelar Demoday sebagai acara puncak FoodStartup Indonesia (FSI) 2021 di Jogja.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo menilai produk-produk kuliner yang dihasilkan finalis FoodStartup Indonesia 2021 memiliki potensi untuk dikembangkan. "Ragam kreasi produk kuliner yang dihadirkan menjadi bukti representasi perkembangan sub sektor andalan ini di berbagai kota di Indonesia," katanya, Sabtu (9/10/2021).
Dia menyebut, beberapa investor yang hadir dalam Demoday FSI kali ini berasal dari kategori Fintech, dan
Venture Capital. Selain investor, FSI 2021 juga menghadirkan berbagai narasumber dan mentor dalam sesi seminar serta coaching yang dilakukan secara online bagi masing-masing finalis.
"Kehadiran berbagai narasumber dan mentor dalam Demoday dapat mempertajam aspek soft skill dan hard skill peserta atas bisnis yang sedang dijalankan. Sehingga peserta Demoday semestinya mengoptimalkan kesempatan langka ini saat sesi seminar dan coaching," katanya.
Even tersebut melibatkan 91 finalis dari 30 kota. Dari jumlah tersebut 15 peserta terpilih melakukan pitching langsung di depan panelis dan investor. Mereka berasal dari 10 food manufacture dan 5 food service dari delapan provinsi. Dari sesi pitching menghasilkan tiga peserta terbaik masing-masing Hejo (Food Manufacture, Jawa Barat), Vilo Gelato (Food Manufacture, Jakarta) dan ketiga Grouu Baby Food (Food Service, Jakarta).
"Adapun penilaian yang diberikan berdasarkan kesiapan produk, keamanan, inovasi, kesiapan pasar, risiko investasi, partnership dan strategi investasi," katanya.
Selain kepada 3 pemenang terbaik, komitmen dukungan diberikan investor kepada banyak finalis lainnya yang memiliki potensi bisnis besar. "Berbagai potensi dukungan ini akan dilakukan langsung oleh masing-masing investor kepada masing-masing pelaku usaha terpilih," katanya.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim mengungkapkan dilihat jenis pendanaan yang dibutuhkan, panitia mengidentifikasi ke dalam lima sumber yaitu bank, equity, fintech, profit sharing dan lembaga pinjaman lainnya.
Dia mengatakan perlu adanya dukungan semua pihak dalam menjadikan pelaku usaha ekonomi kreatif subsektor kuliner terus berkembang dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. "Berbagai jenis pendanaan yang diajukan tersebut tentu saja harus disertai oleh profesionalisme dan akuntabilitas pelaku UMKM sektor kuliner yang mengikuti FSI," kata Hanifah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Jadwal SIM Keliling Jogja Kamis 20 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gempa M5,7 kembali mengguncang NTT. BMKG mencatat 3.055 gempa susulan pascagempa M7,7 Flores hingga 19 Agustus 2026.
Jadwal layanan SIM Polresta Sleman Agustus 2026 telah dirilis. Cek lokasi SIM Keliling, MPP, SIMMADE, jam layanan, dan syarat perpanjangan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 20 Agustus 2026 tersedia di lima rute dengan tarif Rp80.000. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia lima kali perjalanan. Cek jam keberangkatan dari kedua stasiun.