15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dari ratusan perusahan yang bsroperasi di Sleman, baru 34,1% yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Angka itu diperoleh dari pendataan Google form yang masuk ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman.
Kepala Disnaker Sleman Sutiasih mengatakan aplikasi itu merupakan salah satu syarat perusahaan untuk uji coba beroperasi. Hal itu sesuai dengan kebijakan Kementerian Perindustrian. "Apalagi kalau perusahaan itu mau agar pekerjanya bisa masuk 100 persen diminta untuk menerapkan PeduliLindungi," kata Asih, Selasa (12/10/2021).
Di Sleman, lanjutnya, terdapat 209 perusahaan industri skala menengah dan besar. Dari jumlah tersebut baru lima perusahaan yang mengantongi surat dari Kemenperin untuk uji coba. Terakhir, Pemkab melalui Disperindag kembali mengusulkan 39 perusahaan untuk beroperasi. Sayangnya sampai saat ini Pemkab belum mendapatkan rekomendasi dari Pusat.
Diakui Asih, penerapan PeduliLindungi bukan tanpa tantangan. Ada sejumlah persoalan yang muncul dan menjadi kendala saat perusahaan menerapkan aplikasi tersebut. "Kebanyakan banyak. Selain masalah jaringan, tidak semua pekerja memiliki Ponsel Android yang mendukung aplikasi ini," ujarnya.
Terpisah, Kabid Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Dwi Wulandari mengatakan, meski baru lima perusahaan yang mendapat izin uji coba dari pusat, namun sudah ada beberapa industri yang mencoba menerapkan aplikasi PeduliLindungi.
Disparindag mencatat ada 35 perusahaan yang sudah memiliki aplikasi kendati belum digunakan sepenuhnya. Hanya saja, kata dia, mereka belum bisa sepenuhnya menerapkan 100% aplikasi tersebut.
"Kalau ada yang menemui kendala kami menyerahkan kebijakan kepada perusahaan. Misalnya karyawan yang Ponselnya tidak support aplikasi, diberi tanda masker yang berbeda," katanya.
Selain monitoring lewat aplikasi, perusahaan juga diimbau untuk menerapkan prokes ketat dan mendorong seluruh karyawan divaksin. Hingga saat ini sudah 87,6 persen pekerja mendapat vaksinasi dosis kedua. "Kalau ada penyintas Covid-19 yang belum divaksin, perusahaan bisa memberikan tanda khusus untuk memudahkan pemantauan," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
BPJS Ketenagakerjaan mencatat 125.000 pekerja PHK telah mencairkan JHT hingga Juli 2026, sementara 31.000 pekerja menerima JKP.
Megawati Soekarnoputri menyoroti eksploitasi tambang dan hutan yang dinilai hanya menguntungkan segelintir pihak serta mengancam generasi mendatang.
BGN mempertimbangkan test kit di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan dan mencegah keracunan MBG.
BI mencatat transaksi KKI pemerintah mencapai Rp147,8 miliar pada triwulan II 2026, naik 69,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.