Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Jessica Helena Wuysang
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad mengatakan tugas instansinya dalam menegakkan protokol kesehatan semakin berat dengan adanya kelonggaran kegiatan masyarakat namun akan tetap dilakukan sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Gubernur DIY Nomor 31/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Covid-19 di DIY.
Noviar mengatakan petugasnya saat ini tidak lagi melakukan penyekatan di jalur menuju objek wisata seperti pada PPKM level 3 karena semua objek wisata saat ini sudah boleh buka dengan kapsitas maksimal 25%. “Kami dari Penegakan Hukum akan menggencarkan patroli untuk mengawasi protokol kesehatannya misal soal masker dan kerumunan di dalam objek wisata maupun warung makan. Sementara yang mengawasi soal kapasitas nanti dari pengelola wisata dan Dinas Pariwisata,” kata Noviar, Rabu (20/10/2021).
Selain mengawasi soal protokol kesehatan, kata Noviar, petugas juga akan memastikan semua objek wisata dan juga tempat usaha seperti warung makan, restoran, pusat perbelanjaan, harus menerapkan aplikasi Peduli Lindungi. Namun karena aplikasi tersebut belum semua tersedia sehingga solusinya adalah dengan menunjukan kartu vaksin.
BACA JUGA: Wisata Alam Kulonprogo Siap Sambut Pengunjung
Pihaknya juga akan memeriksa kartu vaksin secara acak kepada wisatawan maupun pengunjung objek wisata dan tempat usaha. “Kami imbau kepada masyarakat dan wisatawan yang masuk ke Jogja tetap prokesnya ditegakan pakai masker dan kartu vaksin harus disiapkan,” kata Noviar. “Kami akan periksa kartu vaksin nanti,” imbuh Noviar.
Sebagaimana diketahui dalam Ingub Nomor 31 terdapat kelonggaran kegiatan masyarakat. Misalnya fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata dan area publik lainnya diizinkan buka dengan kapasitas 25% dengan menerapkan protokol kesehatan, wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk skrining pengunjung dan pegawai, agar menggunakan aplikasi Visting Jogja bagi pengelola dan pengunjung yang akan memasuki tempat wisata, anak di bawah 12 tahun diizinkan masuk dengan pendampingan orang tua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.