Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo. (ist)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY memastikan aplikasi Visiting Jogja kini sudah terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi sehingga masyarakat tidak perlu mengunduh dua aplikasi tersebut. Cukup satu aplikasi Visiting Jogja sudah bisa untuk screening wisatawan dan bisa mengakses fasilitas publik lainnya yang menyediakan QR Code Peduli Lindungi.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan untuk pengguna Visiting Jogja bisa sekaligus screening Peduli Lindungi apakah yang bersangkutan sudah melakukan vaksin atau belum, nantinya akan ada warna hijau yang menunjukkan sudah divaksin dan merah jika belum divaksin. Sehingga aplikasi Visiting Jogja kini sudah bisa screening pengguna atau wisatawan melalui profil yang dimasukkan ke dalam aplikasi tersebut.
“Sehingga cukup satu aplikasi Visiting Jogja wisatawan datang ke Jogja untuk melakukan berbagai kegiatan di antaranya untuk reservasi, pembelian tiket melalui QRIS [Quick Response Code Indonesian Standard], pembelian paket wisata, event yang sudah on dan juga untuk memindai di tempat umum lainnya yang ada di Peduli Lindungi,” kata Singgih, Kamis (21/10).
Singgih mengatakan integrasi Visiting Jogja dan Peduli Lindungi sudah berjalan sejak satu pekan terakhir ini dan sudah mulai digunakan oleh pengguna aplikasi Visiting Jogja. Menurut dia, Visiting Jogja merupakan satu-satunya aplikasi di Jogja yang terhubung dengan Peduli Lindungi. “Jadi lebih simple, wisatawan tinggal mengunduh Visiting Jogja, isi profil maka kemudian mereka bisa ter-screening. Cukup satu aplikasi untuk berwisata dan untuk kegiatan di fasilitas umum lainnya,” ujar Singgih.
Singgih menyebut sudah memanfaatkannya dan sejauh ini aplikasi Visiting Jogja lancar dan dapat digunakan untuk memindai QR Code Peduli Lindungi di berbagai tempat.
Harian Jogja mencoba untuk mengunduh Visiting Jogja dan memang benar di dalamnya terdapat fitur Peduli Lindungi. Saat akan mengunjungi tempat wisata atau fasilitas umum lainnya yang menyediakan QR Code Peduli Lindungi cukup menekan Peduli Lindungi di aplikasi Visiting Jogja, kemudian akan keluar keterangan yang menunjukan sudah divaksin atau belum. Aplikasi Visiting Jogja diluncurkan sejak 2020 lalu.
Dalam aplikasi Visiting Jogja, selain Peduli Lindungi tersedia daftar objek wisata, paket wisata, informasi kegiatan wisata, tempat kuliner, akomodasi, daftar desa wisata, Youtube dan Instagram. Wisatawan juga bisa melakukan reservasi maupun pembayaran tiket masuk. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asal Tiongkok menyuntikkan dana investasi senilai kurang lebih Rp15 triliun untuk pengembangan industri kendaraan listrik atau elecric vehicle (EV) di
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ribuan warga dan wisatawan mengikuti Mubeng Beteng malam 1 Sura di Jogja. Tradisi tapa bisu dinilai menjadi ruang refleksi dan healing bagi generasi muda.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Aturan jeda hidrasi wajib 3 menit di Piala Dunia 2026: kontroversi antara kesehatan pemain, iklan, dan senjata taktis pelatih. Simak analisis lengkapnya