Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN- Program vaksinasi Covid-19 di Sleman terus bergulir. Hingga kini vaksinasi dosis pertama sudah melebihi 80% dan untuk dosis kedua menyentuh 52,4%. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menargetkan pada Desember mendatang vaksin kedua bisa diselesaikan.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengatakan Pemkab menargetkan pemberian vaksinasi untuk dosis pertama pada akhir Oktober sebesar 80%. Target tersebut justru dapat dipenuhi pada awal Oktober ini. "Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 81 persen, jadi sudah melebihi target yang ditentukan," kata Cahya, Rabu (13/10/2021).
Meski capaian dosis pertama melampaui target, lanjut Cahya, Dinkes tidak kendor melakukan kegiatan vaksinasi. Dinkes melakukan strategi jemput bola, khususnya bagi kalangan lansia dan disabilitas.
"Ya percepatan dilakukan dengan cara jemput bola oleh masing-masing Puskesmas karena Pemkab harus mengejar calon penerima vaksin yang cukup sulit disasar. Misalnya yang memiliki komorbid, lanjut usia (lansia) atau disabilitas," terangnya.
Adapun kalangan yang menolak vaksinasi, kata Cahya, jumlahnya masih belum terdata. Hanya saya ia meyakini melalui berbagai sosialisasi dan pendekatan yang selama ini dilakukan, masyarakat mulai menyadari pentingnya vaksinasi.
"Yang sebelumnya ada penolakan masyarakat atas vaksin, disebabkan alasan kepercayaan tertentu sekarang kami belum menemukan lagi. Ini berkat promosi dan edukasi yang gencar sekali dan kami dibantu banyak pihak untuk menggerakkan sasaran," ungkapnya.
Selain menyelesaikan target 100% vaksinasi dosis pertama, Dinkes saat ini juga mengejar pemberian vaksinasi dosis kedua. "Untuk dosis kedua kemungkinan akhir tahun atau Januari akan tercapai 100 persen, kemungkinan ya jika melihat antusiasme masyarakat," ujarnya.
Capaian target ini vaksinasi di Sleman, katanya selain antusiasme masyarakat juga berkat bantuan semua pihak baik TNI, Polri, BIN, Partai dan semua tenaga kesehatan serta berbagai pihak yang ikut mensyukseskan kegiatan vaksinasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.