Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pelaku wisata mengikuti vaksinasi di Museum Gunung Merapi, Kamis (28/10/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Sedikitnya 1.100 pelaku wisata DY mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Museum Gunung Merapi, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (28/10/2021). Vaksinasi dilaksanakan dengan konsep hiburan, lengkap dengan live music.
Wakil Ketua Bidang Pariwisata Kadin DIY, Arif Effendi, menjelaskan vaksinasi ini merupakan dosis kedua setelah pada Agustus lalu diselenggarakan vaksinasi pertama di Kaliurang. "Menggunakan Astrazeneca. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DIY dan rumah sakit Panti Nugroho," ujarnya.
Vaksinasi ini diikuti oleh para pelaku wisata yang terdiri dari masyarakat sekitar Kaliurang, Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) dan lintas komunitas peduli wisata. Vaksinasi ini menjadi kontribusi untuk mencapai target DIY yakni vaksinasi pada 80% penduduk.
Museum Gunung Merapi dipilih sebagai tempat vaksinasi bertujuan untuk mengangkat objek wisata. "Jadi masyarakat bisa melihat objek wisata. Bisa lebih mengenal. Ini destinasi wisata yang cukup bagus di Jogja, jadi perlu diangkat," katanya.
Vaksinasi ini sangat penting karena menurutnya pariwisata merupakan salah satu dari tiga unsur ekonomi Jogja, selain pendidikan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Wakil Bendahara PHRI DIY, Ristanti, mengharapkan semua pelaku wisata sehat dan ekonomi berkembang. "Karena itu bisa membangkitkan pariwisata dan ekonomi di Jogja," katanya.
Semua pelaku perhotelan dan restoran kata dia, semuanya sudah divaksinasi. Meski demikian PHRI DIY terus mendorong vaksinasi tidak berhenti pada karyawan, tetapi juga keluarga karyawan.
Ketua Bidang Destinasi Kadin DIY, Itock van Diera, mengatakan vaksinasi kali ini dibuat dengan konsep hiburan agar membuat para peserta nyaman saat mengikuti vaksinasi. Panitia menyediakan live music dan sejumlah spot foto menarik untuk menghibur peserta.
"Karena mungkin selama ini vaksinasi itu menjenuhkan. Orang setelah vaksin pulang. Kami ingin vaksin bukan hal yang menakutkan, tapi gembira, senang dan akhirnya mereka tidak jenuh. Tidak ada ketakutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.