Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Penampilan gamelan dan lomba karawitan antarbidang untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda 2021 yang digelar Jumat (29/10/2021) di Kejati DIY./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menamai seperangkat gamelan perunggu yang dihibahkan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY dalam Penandatanganan Prasasti Pemberian Nama Gamelan dan Lomba Karawitan Antarbidang dalam Rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021 yang digelar di Kejati DIY, Jumat (29/10/2021).
Sultan memberi nama Kyahi Adhyaksa Jati untuk seperangkat gamelan perunggu pelog dan Kyahi Adhyaksa Murti untuk gamelan slendro.
Perangkat gamelan tersebut merupakan hibah dari Pemda DIY yang diserahkan pada 30 Desember 2020. Perangkat gamelan ini disebut sejalan dengan pentingnya melestarikan gamelan sebagai warisan leluhur atau Nguri-uri Kabudayaan.
"Saya mengapresiasi Kejaksaan, ternyata gamelan ini menggugah minat dan makna penamaan ini adalah upaya dalam menangani pelik agar selalu ditunjukkan jalan lurus, kejernihan batin dan rohani," kata Sultan dalam sambutan.
Plt. Kepala Kejati DIY, Tanti A. Manurung, mengatakan gamelan yang dihibahkan itu kemudian digunakan oleh pegawai setempat sebagai salah satu kegiatan di luar jam kantor. Sekitar 150 orang pegawai Kejati DIY yang berasal dari enam bidang kerap berlatih menabuh gamelan sejak sekitar dua bulan yang lalu. Tanti menyebut perlahan-lahan kecintaan terhadap alat musik tradisional itu mulai terbentuk.
"Oleh karena itu, dalam kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan kami menampilkan para pegawai dalam menabuh gamelan yang dibungkus dalam bingkai lomba karawitan antarbidang pada Kejati DIY," katanya.
Nguri-uri kabudayaan juga merupakan bagian tugas dari Kejaksaan, khususnya di bidang intelijen yang berkaitan dengan sektor ketahanan budaya bangsa. Hal ini mengandung arti bahwa tugas Kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan upaya penegakan hukum tapi juga berkaitan dengan upaya memelihara, merawat, dan menjaga budaya warisan leluhur.
"Tentunya ini bakal menjadi kegiatan yang berkesinambungan agar rasa dan kemampuan memainkan gamelan bisa terus terasah," kata Tanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.