BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Tim gabungan berhasil menemukan jasad lansia bernama Suseno,63, warga Jatirejo, Gari, Wonosari, Gunungkidul yang hilang saat menyeberang Kali Oya, Senin (8/11/2021). Korban diketemukan terseret arus sejauh tujuh kilometer dari lokasi pertama kali hilang.
Kepala Kantor Basarnas DIY, L Wahyu Effendi mengatakan, sejak mendapatkan laporan korban hilang di Kali Oya, tim gabungan berusaha mencari keberadaan Mbah Seno. Upaya pencarian dilakukan di sepanjang aliran sungai, tapi hingga Minggu petang belum membuahkan hasil.
Menurut dia, di hari kedua pencarian membuahkan hasil karena tim pencarian melihat sosok mencurigakan berada di bawah Jembatan Bunder. Tim evakuasi pun langsung mendekati dan memastikan bahwa jasad tersebut merupakan Mbah Seno yang hilang pada Minggu siang.
BACA JUGA : Lansia Warga Wonosari Hilang Saat Menyeberang Kali Oya
“Penemuan sekitar pukul 05.30 WIB dan tim gabungan lansung mengevakuasi dengan perahu karet yang telah disediakan,” kata Wahyu dalam keterangan tertulis pada Senin pagi.
Dia menjelaskan, korban ditemukan tersangkut pada ranting-ranting pohon yang berada di aliran kali. Dari lokasi penemuan dengan saat pertama kali diperkirakan berjarak sekitar tujuh kilometer. “Kondisi arus deras sehingga wajar kalau jasad korban ikut terseret di aliran sungai,” katanya.
Menurut Wahyu dengan diketemukannya korban maka pencarian gabungan resmi dihentikan. Unsur SAR gabungan dan relawan yang ikut terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Sebelumnya, Mbah Seno dinyatakan hilang pada Minggu siang. Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, perisitiwa hilangnya korban bermula saat akan pulang dari kegiatan menggarap lahan yang dimiliki. Nahas, saat menyeberang di Bedungan Kali Oya tepatnya di Dusun Gatak di Kalurahan Gari, korban terjatuh hingga terseret arus sungai.
“Saat kejadian ada beberapa pemancing yang melihat dan berusaha memberikan pertolongan, tapi tidak berhasil,” kata Suryanto.
BACA JUGA : Nikmati Indahnya Bentang Alam di Tengah Bukit dan Sungai
Warga pun melaporkan kejadian ini untuk mendapatkan bantuan. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Gunungkidul, SAR, Tagana, petugas kepolisian dan sejumlah relawan terjun melakukan pencarian.
“Pencarian terkendala derasnya arus karena aliran sungai sedang banjir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa