Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM Hadirkan Ruang Kolaborasi
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
Launching Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sektor pariwisata dalam negeri tengah beradaptasi dengan kondisi pandemi yang telah terjadi dalam dua tahun belakangan. Demi menjaga keberlangsungan aktivitas pariwisata, maka penetapan dan ketaatan terhadap protokol kesehatan menjadi kata kunci dari pengembangan sektor pariwisata ke depan.
Kota Jogja, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di dalam negeri, kemudian menjadi lokasi strategis bagi pengembangan pariwisata sesuai dengan adaptasi kebiasaan normal baru tersebut. Daya tarik wisata Yogyakarta terletak pada kekayaan warisan budayanya. Potensi wisata ini yang menjadi alasan utama bagi para wisatawan untuk kembali mengunjunginya. Adapun salah satu warisan budaya Yogyakarta potensial dan patut diperkenalkan ke hadapan publik adalah Bregada Rakyat, yakni prajurit ala keraton yang kemudian berkembang di masyarakat sebagai sebuah kesenian.
BACA JUGA : 3 Tempat Wisata di DIY Resmi Dibuka, Siapkan 2 Aplikasi
Selama kondisi pandemi ini, Bregada Rakyat telah berperan penting, tidak hanya sebagai ikon pariwisata, namun juga petugas pengawal protokol kesehatan di kawasan Malioboro. Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, mendukung program Dinas Pariwisata DIY untuk menggagas rangkaian event Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi semangat kolaborasi para stakeholders pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta dalam mengemas event berbasis kearifan lokal.
“Tren terbaru di industri parekraf mendorong terciptanya segmentasi pariwisata yang lebih personalize, customize, localize, dan smaller in size. Event Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro hadir sebagai ciri destinasi dan atraksi wisata, sebagai wujud pelestarian budaya. Saya sangat mengapresiasi pentahelix strategy yang telah diterapkan dengan baik melalui kolaborasi dan kerja sama yang sinergi antara semua pihak, baik Keraton Yogyakarta, Pemerintah Daerah DIY, Bregada Rakyat, dan rekan-rekan seniman Yogyakarta,” ujar Sandiaga Uno.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Angela Tanoesoedibjo, menjelaskan bahwa peluncuran event ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengemas event berbasis kearifan lokal di destinasi super prioritas yang bisa menjadi daya tarik wisatawan yang khas.
"Event Atraksi Budaya Bregada Rakyat ini menjadi salah satu inovasi terkait pengembangan event berbasis kearifan lokal di destinasi super prioritas. Kemenparekraf RI mengutamakan pengembangan event yang sudah eksisting sehingga dapat memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat lokal. Secara perlahan, paradigma pariwisata Indonesia akan kami dorong untuk lebih berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif,” kata Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.
“Atraksi Bregada Rakyat Malioboro ini merupakan salah satu upaya kerja sama antara Kemenparekraf RI bersama Dinas Pariwisata Provinsi DIY dalam rangka penguatan atraksi budaya, sehingga menjadi sebuah ciri maupun menjadi atraksi/daya tarik daripada provinsi di Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Kami berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan” ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Pariwisata Kemenparekraf RI, Rizki Handayani.
BACA JUGA : Sultan Usul Pembukaan Objek Wisata Ditambah
Bregada Rakyat sendiri memang sudah menjadi ikon pariwisata yang memperkayakhasanah warisan dan atraksi budaya di wilayah kota Yogyakarta. Saat ini tercatat telah mencapai ratusan komunitas Bregada Rakyat yang tersebar di seluruh wilayah Yogyakarta.
“Bregada adalah seni keprajuritan yang berasal dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Saking cintanya masyarakat kemudian membentuk Bregada Kerakyatan dan sekarang ini Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan revitalisasi Bregada Kerakyatan yang berjaga di Malioboro. Kami dibantu oleh Kemenparekraf RI, di Deputi Pengembangan Produk Wisata dan Kegiatan (Event) bersama-sama untuk merevitalisasi dari sisi tata lampah, tata gendhing dan tata busana. Tentu ini akan menjadikan Bregada Kerakyatan yang berjaga di Malioboro akan semakin lebih menarik, akan semakin menjadi daya tarik pariwisata sehingga pariwisata Jogja akan semakin lebih istimewa lagi.” kata Singgih Raharjo, Kepala Dinas Pariwisata DIY.
KPH Notonegoro Penghageng Kawedanan Hageng Kridhomardowo menyatakan pihak Keraton Yogyakarta sangat mendukung program ini. Menurutnya bregada yang berasal dari keraton, saat ini sudah banyak dikembangkan oleh masyarakat menjadi bregada-bregada rakyat di lingkungan DIY.
“Harapannya kesenian ini sebagai suatu budaya yang adiluhung dapat dilestarikan dan mendapatkan tempat yang semakin layak sebagai salah satu atraksi yang mendongkrak perekonomian dan menginspitrasi daerah lain” ujar.
Sebagai upaya mendukung suksesnya event Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro ini, beberapa kegiatan workshop telah diselenggarakan. Penyelenggaraan workshop tersebut bertujuan untuk membentuk konsep baru dari dari komunitas Bregada Rakyat Malioboro, meliputi pengembangan busana, komposisi musik dan koreografi Bregada Rakyat Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.