Slemania, BCS, Brajamusti, The Maident Sepakat Jaga Kondusivitas Super League
Meta Description:Slemania, BCS, Brajamusti dan The Maident menandatangani komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas Super League 2026/2027.
Gudeg manggar/Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, BANTUL—Setelah gudeg manggar ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, Kundha Kabudayan (Dinas Kebudayaan) Bantul mulai menyusun strategi pelestarian dan pengembangannya. Sosialisasi hingga festival gudeg manggar menjadi salah satu wacana pengembangan.
Kepala Kundha Kabudayan Bantul, Nugroho Eko Setyanto, mengatakan pengembangan gudeg manggar wajib dilakukan pemerintah maupun masyarakat. "Penetapan itu proses perlindungan. Selanjutnya adalah pengembangan dan pemanfaatan," katanya, Rabu (10/11/2021).
Menurutnya, setelah ditetapkan sebagai WBTB, gudeg manggar tidak boleh berhenti dikembangkan. Jika tidak ada pengembangan, status sebagai warisan bisa dicabut. Oleh karena itu, rencana pengembangan telah dirancang dengan berbagai bentuk kegiatan seperti festival gudeg manggar, sosialisasi, pelatihan pengemasan hingga pelatihan pemasaran.
Kundha Kabudayan Bantul telah menggelar penelitian di salah satu pusat gudeg manggar di Mangir, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Nugroho menjelaskan Mangir merupakan lokasi asal gudeg manggar yang dibuat pada zaman kerajaan Mataram.
"Dalam penelitian, gudeg manggar ada sejak zaman Ki Ageng Mangir. Pengolahan gudeng manggar salah satunya diinisiasi istri Ki Ageng Mangir. Zaman dulu, gudeg manggar selalu dihidangkan untuk acara ritual dan acara keseharian," ujarnya.
Kini gudeg manggar telah menyebar ke seantero Bantul, seperti di Kapanewon Srandakan dan Bantul. "Dari sisi jumlah hampir semua orang yang bisa memasak gudeg hampir bisa membuat gudeg manggar," ujarnya.
Meski saat ini gudeg nangka lebih dikenal, penikmat gudeg manggar tak kalah banyak. Bahkan di Bantul gudeg manggar termasuk hidangan yang selalu disuguhkan untuk menjamu tamu saat Lebaran. Nugroho menyebutkan kegiatan pengembangan paling cepat diselenggarakan pada 2022. Nantinya, Dinas Kebudayaan Bantul akan menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Sebelumnya, salah satu pembuat olahan kuliner gudeg manggar Bu Seneng Srandakan, Sri Haryanti mengaku senang dengan adanya penetapan gudeg manggar sebagai warisan budaya. Dia berharap ke depannya ada bantuan promosi agar gudeg manggar semakin terkenal.
"Bagus kalau gudeg manggar ditetapkan sebagai warisan budaya, soalnya jarang juga sekarang yang memasak gudeg manggar. Masyarakat tahunya hanya gudeg nangka," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta Description:Slemania, BCS, Brajamusti dan The Maident menandatangani komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas Super League 2026/2027.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.