Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta menyatakan kondisi penularan kasus di kota tersebut kembali menunjukkan kecenderungan menurun dan jumlah kasus aktif harian hampir sama seperti kondisi pada Juni tahun lalu.
“Jika melihat total kasus aktif harian, maka kondisi saat ini bisa dikatakan hampir sama seperti Juni tahun lalu. Berkisar 40 kasus per hari,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Jumat (12/11/2021).
Pada pekan sebelumnya, Satgas COVID-19 Yogyakarta mengkhawatirkan adanya peningkatan penularan karena tambahan kasus aktif harian menunjukkan kecenderungan peningkatan.
Menurut dia, seluruh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya tetap memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kasus penularan bisa terus ditekan dan dikendalikan dengan cara menerapkan protokol kesehatan ketat.
BACA JUGA: Rifka Anisa: Permendikbud Ristek 30/2021 Terobosan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Kampus
Saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta sudah menempuh berbagai upaya untuk menekan laju penularan kasus khususnya saat pariwisata dan banyak aktivitas perekonomian lain di Yogyakarta kembali menggeliat.
“Salah satunya aturan bus pariwisata yang masuk ke Yogyakarta harus menjalani skrining di Terminal Giwangan. Apresiasi sebesar-besarnya kepada biro perjalanan yang mematuhi aturan ini,” katanya.
Sejak aturan tersebut diterapkan pada 23 Oktober, Heroe mengatakan jumlah bus pariwisata yang tidak lolos skrining di Terminal Giwangan semakin berkurang. Skrining dilakukan untuk memastikan seluruh wisatawan sudah menjalani vaksinasi minimal dosis pertama.
“Meskipun jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta sudah cukup banyak, namun kasus tetap terkendali. Mudah-mudahan, upaya skrining awal tersebut mendukung upaya pengendalian penularan di Yogyakarta,” katanya.
Pada Jumat (12/11/2021), tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Yogyakarta dan ada satu pasien sembuh atau selesai isolasi, serta tidak ada pasien meninggal dunia. Dengan demikian, kasus aktif di kota tersebut tersisa sebanyak 37 pasien.
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan meski kasus cenderung turun tetapi COVID-19 masih ada, sehingga masyarakat tidak boleh lalai menjalankan protokol kesehatan.
“Kami pun akan berupaya untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan memberikan tambahan vitamin ke masyarakat,” katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.