Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta [kaos warna hitam] saat berlari dari kantor Kapanewon Semin menuju lapangan bola voli di Dusun Dilem, Kalurahan Semin. Jumat (19/11/2021)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dengan sering melakukan kegiatan olahraga. Hal ini disampaikan saat membuka pertandingan eksebisi bola voli antara tim Gunungkidul dengan Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Tangerang di Dusun Dilem, Semin, Kapanewon Semin, Jumat (19/11/2021) pagi.
“Saya tidak hanya mengimbau, tapi juga memberikan contoh secara langsung dengan melakukan olahraga secara rutin,” kata Sunaryanta.
Sebelum membuka pertandingan persahabatan ini, Sunaryanta bersama dengan ajudan dan Kepala Bagian Protokol dan Rumah Tangga, Setda Gunungkidul, Arkham Mashudi berlari sejauh empat kilometer dari Kantor Kapanewon Semin menuju Lapangan Bola Voli di Dusun Dilem. Adapun kegiatan olahraga ini juga diikuti oleh jajaran pegawai dari Kapanewon Semin.
“Tidak hanya di Semin. Saya juga berencana melakukan safari olahraga di 17 kapanewon lainnya. Tujuannya untuk menggalakkan gemar berolahraga di masyarakat,” ungkapnya.
Menurut dia, dengan rutin berolahraga kondisi tubuh tetap fit. Kegiatan ini harus dilakukan, baik pada saat pandemi atau setelah penularan virus corona bisa dikendalikan. Pasalnya, kesehatan tubuh harus tetap dijaga secara berkelanjutan.
Baca juga: Vaksin Booster untuk Masyarakat Akan Dimulai 2022, Ini Kata Satgas
“Manfaatnya untuk diri sendiri dan bukan orang lain. Saya pun rutin menjaga kesehatan dengan olahraga,” katanya.
Untuk olahraga yang dilaksanakan, Sunaryanta tidak menunjuk secara spesifik dan memberikan keleluasaan berdasarkan apa yang diinginkan. Dia mencontohkan, olahraga bisa dilakukan dengan senam, lari, bermain bola voli dan lain sebagainya.
“Kondisi tubuh harus dijaga agar tidak mudah sakit serta mengurangi risiko paparan virus,” katanya.
Kepala Bagian Protokol dan Rumah Tangga, Setda Gunungkidul, Arkham Mashudi mendukung penuh ajakan bupati untuk gemar berolahraga. Dia pun mengaku sudah sering ikut dalam kegiatan olahraga, salah satunya lari pagi di setiap Jumat.
Untuk jarak, Arkham mengacu pada kondisi tubuh sehingga memilih lari jarak pendek sekitar lima kilometer. Adapun rute yang lebih panjang, ia masih harus melakukan adaptasi. “Untuk menemani bapak [Bupati Gunungkidul] rute lima kilometer masih kuat, tapi untuk di atasnya harus melatif fisik dulu biar tidak berhenti di tengah jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.
Persib Bandung resmi datangkan Ragnar Oratmangoen dengan kontrak 3 tahun. Tambah kekuatan untuk Liga dan Asia.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.