Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi demonstrasi /ANTARA FOTO-Aditya Pradana Putra
Harianjogja.com, SLEMAN-Menindaklanjuti kegiatan dari Polri dalam memperingati hari HAM sedunia, Polda DIY membuka pendaftaran Lomba Orasi Unjuk Rasa Piala Kapolri 2021 yang akan diselenggarakan pada 10 Desember mendatang.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, menjelaskan sesuai arahan Kapolri, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan ruang dan wadah kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya.
Maka ia pun membuka bagi masyarakat DIY yang hendak mengikuti perlombaan ini untuk mendaftar ke Polda DIY. “Bagi elemen masyarakat maupun elemen apapun yang ingin mengikuti lomba orasi dalam rangka hari HAM sedunia, bisa mendaftar dengan menghubungi Humas Polda DIY,” ujarnya, Rabu (24/11).
Lomba Orasi Unjuk Rasa ini mengusung tema Memperingati Hari Hak Asasi Manusia, dengan sub tema acara tersebut bersifat bebas. “Atau dengan kata lain, peserta nantinya dibebaskan untuk menyampaikan orasi dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun,” katanya.
BACA JUGA: Bahas Isu Global, Puan Maharani Hadiri Sidang IPU ke-143 di Madrid
Kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri yang sangat menghargai aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia. Hal itu sebagaimana dengan UUD 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.
Peserta lomba akan melalui proses seleksi di tingkat Polda yang nantinya akan disaring untuk masuk ke tingkat Mabes Polri. Seluruh unsur elemen masyarakat pun boleh ikut dalam kegiatan ini, mulai dari mahasiswa, buruh, tani dan elemen lainnya.
Peserta terdiri dari 1 tim yang bisa berisikan 5-15 orang. Pendaftaran lomba berlangsung pada 25-30 November. Setelah melewati proses penyaringan di tingkat Polda, nantinya pada tanggal 10 Desember peserta yang juara 1 di daerah akan tampil di tingkat pusat atau Mabes Polri.
Polri menyiapkan hadiah senilai Rp50 juta untuk juara pertama. Kemudian, Rp30 juta untuk juara kedua dan Rp20 juta bagi peserta juara ketiga. Lomba terkait menyalurkan kebebasan berekspresi dan berpendapat ini bukan yang pertama, sebelumnya Polri juga telah menggelar festival lomba mural pada Oktober lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.