Pengacara Diduga Dikeroyok di Kafe Semarang, Polisi Angkat Bicara
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Bendahara Forum Komunikasi Petani Ngrembaka Nir Sambikala, Abdul Mukid menunjukan bawang merah usia 55 hari di lahan bawang merah Srigading, Sanden pada Rabu (25/8/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Kabupaten Bantul menjadi salah satu daerah di Indonesia yang dibidik sebagai lokasi Food Estate atau lumbung pangan.
Tim Food Estate dari Kementerian Pertanian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantul pada Senin (29/11/2021). Food estate sendiri merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, hingga peternakan di suatu kawasan.
Bantul masuk ke dalam salah satu kawasan yang ditunjuk oleh Kementerian Pertanian sebagai kabupaten food estate.
BACA JUGA: Jaksa Agung Ancam Penjarakan Aparat yang Terlibat Mafia Tanah
Tim food estate memaparkan bahwa tema yang diambil adalah perkembangan agroindustri hortikultura berdaya saing dan berkelanjutan.
Arah serta tujuan food estate yaitu kemitraan closed loop dengan pasar, meningkatkan kapasitas kelembagaan ekonomi petani, meningkatkan produktivitas hortikultura, meningkatkan kontinuitas, kualitas, kuantitas perkara pasokan dan harga komoditas strategis hortikultura serta menyediakan benih bermutu.
Untuk di Bumi Projotamansari terdapat tiga kapanewon yang menjadi kawasan food estate. Tiga kapanewon tersebut ialah Sanden dengan komoditas bawang merah, benih cabai.
Kretek dengan komoditas bawang merah, benih cabai, benih bawang merah. Dan Imogiri dengan komoditas bawang merah dan bawang bombay.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi dan terus mendukung rencana dari tim food estate.
"Sebagaimana telah ditandatangani bersama tentang perjanjian kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan Bantul. Kami harap ini jadi suatu unggulan di bidang pertanian karena sektor ini adalah salah satu unggulannya," tutur Halim.
Ia juga memberi catatan perihal perluasan lahan agar nanti ke depannya bisa dikembangkan di daerah lainnya. Dan bisa mengidentifikasi petani-petani yang ikut bergabung dengan program food estate sehingga tersistem dari hulu ke hilir.
"Lalu dalam rangka meningkatkan nilai food estate, bisa dikolaborasikan dengan agrowisata supaya pariwisata di Bantul dapat turut berkembang," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Range Rover 2017 milik keluarga di Georgia terbakar saat terparkir dan api menjalar ke rumah. Land Rover digugat dengan klaim kerugian lebih dari Rp112 miliar.
Unggahan lawas Erin Taulany kembali viral di tengah kabar pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby. Erin ancam bongkar aib dengan bukti kuat.
WNI bisa mengunjungi sejumlah negara Eropa tanpa visa pada 2026. Cek daftar Serbia, Belarus, Ukraina, dan Turki beserta batas masa tinggalnya.
Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) terus dirasakan manfaatnya
Harga emas Pegadaian hari ini 17 September 2026 untuk Antam, Galeri 24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback.