Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Wisatawan menikmati suasana perbatasan dari puncak Gerbang Samudra Raksa di Kecematan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo.-ANTARA/Sutarmi
Harianjogja.com, JOGJA—Para pelaku industri pariwisata mengharapkan tidak ada penutupan objek wisata (obwis) saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie menilai PPKM level 3 akan memengaruhi pergerakan wisatawan ke DIY. Meski begitu, saat ini baik masyarakat dan industri, sudah mulai terbiasa dengan perubahan-perubahan regulasi yang sifatnya dinamis.
“Harapan kami, PPKM level 3 tidak seharusnya juga dengan menutup kembali destinasi wisata, akan lebih bijak kalau mulai belajar mengatur management carrying capacity. Destinasi tetap buka, ekonomi tetap jalan dan kesehatan tetap terjaga,” ucap Bobby, Kamis (2/12/2021).
Bobby mengatakan dampak dari rencana PPKM level 3, sudah mulai terasa meskipun tidak signifikan pengaruhnya. “Kalau sifatnya grup pasti ada, kalau individual belum terlihat signifikan. Itupun juga tidak begitu banyak. Mungkin mereka sudah memperhitungkan hal tersebut, terutama instansi pemerintah,” ujarnya.
BACA JUGA: Sediakan Rp28,7 Miliar, Google Beri Pelatihan Gratis untuk 10.000 Orang Indonesia
Untuk awal Desember, kata dia, belum terlihat ada lonjakan wisatawan, dan belum ada indikasi pola wisatawan menggeser liburan lebih awal. “Tantangan bagi kami adalah komitmen dan konsistensi Pemda dalam menjalankan program-program yang sudah diinisiasi bersama dengan industri agar tetap bisa dijalankan. Bukan menjadi program dalam tanda kutip wacana, sekedar penyemangat, tapi lebih implementatif,” ujar Bobby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.