Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Suasana Pantai Parangtritis di akhir pekan pada Minggu (21/11/2021)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul melarang diselenggarakannya atraksi saat libur Natal dan Tahun Baru di kawasan objek wisata daerah agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan COVID-19.
"Kalau sektor pariwisata secara prinsip selama libur Natal dan Tahun Baru tidak ditutup, cuma yang sudah kita siapkan salah satunya melarang atraksi sampai tanggal 1 Januari 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo di Bantul, Selasa (14/12/2021).
Menurut dia, langkah tersebut sesuai dengan panduan dalam Surat Edaran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI tentang Aktivitas Usaha dan Destinasi Pariwisata Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru yang diantaranya mengatur pembatasan dan larangan pesta acara tahun baru.
"Khusus untuk kawasan Pantai Parangtritis memang ada perhatian dari Pusat, sehingga kemarin staf Kepresidenan sempat ke kantor diskusi dan sebagainya, dan terkait rencana melarang atraksi itu salah satu yang didukung Staf Kepresidenan," katanya.
Dia mengatakan, semua pelaku usaha dan pariwisata juga harus bisa mengikuti arahan tersebut, dan membuktikan bahwa selama libur Natal dan tahun baru di Bantul tidak ada pertumbuhan kasus COVID-19.
"Kalau itu berhasil, artinya pariwisata tetap jalan dan aman dari penularan, InsyaAllah ada keyakinan bahwa kebijakan pariwisata ke depan itu akan lebih dipermudah, karena tidak terbukti ada masalah," katanya.
Oleh karena itu, Kwintarto juga mengimbau kepada masyarakat agar menahan dulu bahwa pada libur akhir tahun nanti tidak mengadakan atraksi khususnya di wilayah pantai selatan, dan terkhusus di Pantai Parangtritis yang selama ini menjadi tujuan wisata favorit.
"Kita harap agar suasana kondusif, setelah itu kita susun bareng-bareng, InsyaAllah Dinas Pariwisata dalam hal ini punya komitmen menjaga bersama untuk keselamatan bersama," katanya.
BACA JUGA: Panen Penghargaan, Ini Klaim Keberhasilan Smart City di Sleman
Dia juga mengatakan pemkab juga mempunyai komitmen untuk berupaya menggairahkan teman-teman pelaku wisata yang ingin mencari rejeki dan mendukung geliat pariwisata di masa pandemi COVID-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Teman teman pasti ingin kerja cari rezeki dan sebagainya, tetapi \'ngalah\' sedikit untuk ke depan yang lebih baik, menurut saya ini salah satu hal yang penting, sehingga harapannya seperti ini bisa jadi perhatian bersama untuk bisa kerja sama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Badan Geologi memastikan kepulan asap di lereng Gunung Raung bukan erupsi, melainkan akibat kebakaran lahan.
Transjakarta mengerahkan armada bantuan untuk dua rute guna melayani penumpang terdampak gangguan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota
Raperda toko swalayan Bantul mendapat lima amendemen, termasuk batas jarak, kuota produk UMKM, CSR, pengawasan, dan sanksi.
Harga emas Antam hari ini, Kamis 20 Agustus 2026, naik Rp80.000 menjadi Rp2.725.000 per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Houthi mengklaim menyerang delapan kapal tanker Arab Saudi dan menghadang 48 kapal sejak 20 Juli, termasuk serangan ke kilang Aramco Jazan.