Jadwal Perpanjangan SIM Bantul 11 September 2026 Dilayani di Satpas Polres
Jadwal SIM Keliling Polres Bantul 11 September 2026 di Satpas Polres Bantul lengkap dengan rincian biaya pembuatan SIM baru dan perpanjangan.
Ilustrasi/Antara-Jojon
Harianjogja.com, JOGJA—Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan penambahan enam kasus positif Covid-19 per 16 Desember 2021.
Penambahan enam kasus positif tersebut berdasarkan pengujian terhadap 8.895 sampel. Sampai sekarang, total kasus terkonfirmasi positif menjadi 156.943.
BACA JUGA: Omicron Masuk Indonesia, Pasien Positif Pertama adalah Petugas Kebersihan Wisma Atlet
Kepala Bagian Humas Biro Umum Hubungan Masyarakat dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan, tambahan kasus berasal dari Bantul dengan 2 kasus dan Sleman dengan 4 kasus.
“Semua dari hasil tracing kontak kasus positif,” katanya.
Sementara, tambahan kasus kesembuhan sebanyak 26 orang sehingga sudah ada 151.381 orang yang sembuh dari Covid-19 di DIY. Kamis ini tidak ada penambahan pasien meninggal dunia. Secara keseluruhan, sudah 5.263 orang meninggal dunia karena Corona.
“Penambahan kasus kesembuhan dari Kota Jogja ada 8 kasus, Kulonprogo ada 3 kasus, Gunungkidul 3 kasus, dan Sleman 12 kasus," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Polres Bantul 11 September 2026 di Satpas Polres Bantul lengkap dengan rincian biaya pembuatan SIM baru dan perpanjangan.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Menurut Damar, bekerja merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi pengasuhan membutuhkan kehadiran. Sekolah dan teknologi, kata dia, tidak dapat menggantikan ras
Konser MAMAMOO Jakarta 19 September 2026 batal. RBW memastikan seluruh tiket dikembalikan penuh setelah situasi aktivitas vulkanik.
iOS 27 rilis 14 September. Simak daftar iPhone yang mendapat update serta perangkat yang bisa menggunakan Siri AI.
Rupiah melemah 0,36% ke Rp17.611 per dolar AS pada Jumat (11/9/2026), menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia.