Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Kondisi jalur alternatif di Tempel-Pakem-Cangkringan pada Jumat (7/5/2021) siang yang sepi dari kendaraan pemudik. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pada periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 nanti, lalu lintas kendaraan di Sleman tidak akan dilakukan penyekatan. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman bersama dengan instansi terkait akan membentuk pos pengamanan di beberapa titik.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana menyebutkan pos pengamanan akan didirikan di jalur perbatasan Prambanan dan Tempel, serta di sekitar Ambarrukmo Plaza dan Kaliurang. Ada 61 personel yang akan diterjunkan ke pos-pos tersebut.
"Pos-pos pengamanan saat libur Nataru didirikan di sejumlah titik keramaian. Seperti Kaliurang dan Ambarukmo Plaza. Ini untuk mengantisipasi kalau ada hambatan misalnya kemacetan dan lain sebagainya," katanya, Rabu (15/12/2021).
Arip menjelaskan selama ini Ambarrukmo Plaza menjadi salah satu pusat keramaian di Sleman. Lokasinya berada di Jalan Solo-Jogja dengan tingkat aksesibilitas yang tinggi. Adapun kawasan Kaliurang menjadi salah satu lokasi wisata yang juga banyak dikunjungi wisatawan.
Nantinya, di pos-pos perbatasan maupun pos pengamanan tersebut, petugas akan mengecek kelengkapan kendaraan pengendara sesuai dengan aturan. Misalnya bukti vaksinasi dan swab antigen. Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan melakukan swab antigen secara acak.
Arip menegaskan selama libur Nataru nanti tidak dilakukan penyekatan. Dishub bersama dengan unsur terkait seperti Satpol dan Dinkes, akan mendukung kegiatan kepolisian di pos pengamanan. Tidak hanya itu, Dishub juga akan melakukan pemeriksaan bus wisata di Terminal Jombor terkait dokumen vaksinasinya atau aplikasi peduli lindungi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman Mustain Aminun mengatakan ada 150 personel yang akan diterjunkan untuk ikut melakukan pengamanan dan pengawasan. Jumlah titik yang menjadi perhatian Satpol PP Sleman saat momen Nataru selain gereja-gereja, juga pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat pariwisata.
"Kami akan melakukan pengawasan dan pengamanan ini pada 24, 25 dan 31 Desember 2021, serta 1 Januari 2022. Seperti disebutkan dalam Inmendagri 66/21 titik pengetatan dan pengawasan di tempat-tempat potensi kerumunan pada Nataru," katanya.
Saat ditemukan pelanggaran, maka Satpol PP akan terlebih dahulu melakukan pendekatan secara persuasif. Jika ditemukan kerumunan lebih dari 50 orang, maka akan langsung dibubarkan. "Kami akan ingatkan dulu agar tidak melakukan kerumunan. Kalau lebih dari 50 orang tetap akan bubarkan," tegasnya. (Nina Atmasari/*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia! 1.588 Perempuan Senam Penthul Tembem di Nglanggeran
Kabar duka datang dari politik nasional. Rachmat Gobel wafat mendadak dan dimakamkan di TMP Kalibata. Ini profil, kronologi, dan kesaksian kolega.
Prediksi Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026. Head to head, susunan pemain, kekuatan tim, dan prediksi skor lengkap.
Arus lalu lintas di Bantul masih ramai di akhir libur sekolah namun tetap lancar. Dishub mengimbau pengendara patuhi aturan dan perhatikan keselamatan.
Satpol PP Jogja menindak pelanggar Kawasan Tanpa Rokok di Malioboro. Tujuh orang kena sanksi, sebagian sudah didenda. Ini aturan dan fakta terbarunya.