Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Warga saat bekerjabakti memperbaiki kerusakan akibat terjangan lisus di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Senin (20/12/2021)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hujan deras dan angin kencang terjadi di kawasan pantai mengakibatkan kerusakan gazebo dan warung di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi para pedagang rugi secara material.
Pemilik Penginapan di Pantai Sepanjang, Darno Suwito mengatakan, dampak dari angin kencang di Pantai Sepanjang banyak warung dan gazebo yang rusak. Kebanyakan atap bangunan yang terdiri dari seng dan asbes terlepas karena embusan angin.
Selain itu, juga menyebabkan pohon tumbang sehingga akses ke Pantai Nglolang sempat terputus. “Beruntung masih sepi sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Darno kepada wartawan, Senin (20/12/2021).
Dia menjelaskan, sebelum kejadian kondisi sedang hujan. Tiba-tiba, lanjut Darno, muncul embusan angin dari laut menuju perbukitan di sisi barat Pantai Sepanjang. Angin pun berbalik arah menuju sisi timur hingga akhirnya merusak deretan gazebo dan warung milik para pedagang.
BACA JUGA: Mahfud MD Minta Komunitas Tionghoa Jadi Garda Depan Meningkatkan Kerukunan
Panewu Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, berdasarkan laporan dari taruna siaga bencana (Tagana) angin kencang di Pantai Sepanjang mengakibatkan kerusakan sebanyak 47 bangunan yang terdiri dari warung dan gazebo. Adapun rinciannya, 35 bangunan rusak berat dan 12 lainnya rusak ringan.
“Mayoritas rusak di bagian atap. Meski demikian, perisitiwa ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa,” katanya.
Rakhmadian menjelaskan, warga bersama-sama dengan tim relawan sudah melakukan kerja bakti untuk pembersihan kerusakan. Dia pun berharap peristiwa yang sama tidak terulang kembali sehingga para pedang tidak bolak balik memperbaiki.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sudah menerjunkan personel untuk mengecek ke lokasi kerusakan. Menurut dia, ada sejumlah kerusakan yang diakibatkan terjangan lisus pada Senin pagi. “Ada bangunan rusak karena diterjang angin kencang,” katanya.
Selain mengecek lokasi kerusakan, Edy menambahkan juga telah memberikan bantuan logistik untuk kegiatan kerja bakti pembersihan di lokasi yang rusak. “Kami juga bantu tenaga untuk perbaikan dan juag memberikan bantuan permakanan kepada warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.