Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Embung Nglanggeran di Desa Nglanggerang mengering karena air disedot untuk menyirami tanaman buah di lokasi sekitar. Foto diambil beberapa waktu lalu./Ist-pengelola wisata Nglanggeran.
Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pariwisata berkomitmen untuk pengembangan desa wisata di Gunungkidul. Diharapkan dengan proses pendampingan yang intens dapat melahirkan desa-desa wisata berprestasi seperti halnya Nglanggeran yang dikukuhkan sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia di awal Desember ini.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukomon mengatakan keberhasilan Desa Wisata Nglanggeran meraih predikat desa wisata terbaik dunia dari UNWTO merupakan suatu prestasi yang membanggakan. Konsep pemberdayaan masyarakat dipadukan dengan digitalisasi desa wisata menjadi kekuatan Nglanggeran dalam meraih prestasi ini.
Hary berharap prestasi Desa Wisata Nglanggeran ini bisa diikuti oleh desa wisata lain di Gunungkidul. Total hingga sekarang ada 18 desa wisata yang ditetapkan bupati dan 14 desa wisata rintisan.
Untuk mewujudkan desa wisata berprestasi, dinas pariwisata memfokuskan kegiatan pendampingan dan peningkatan kapasitas pengelola desa wisata agar desa wisata menjadi lebih kuat dan berdaya. Berbagai pelatihan yang dilaksanakan anatar lain Pelatihan DIgitalisasi Pemasaran , Pelatihan Geowisata, Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata, Pelatihan Pengelolaan Homestay, Pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi/DTW, Pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran desa wisata.
“Pelatihan sudah terlaksana dan akan dilakukan secara berkelanjutan. Setiap pelatihan diikuti 40 peserta dari unsur pengelola desa wisata atau pokdarwis,” katanya, Rabu (22/12).
Hary berharap, pelatihan yang diberikan dapat menambah pengetahuan serta wawasan bagi anggota kelompok untuk proses pengembangan desa wisata yang dikelola. “Hasil pelatihan bisa di terapkan dan dipraktekan sehingga destinasi yang dikelola bisa lebih berkembang,” katanya.
Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Emmy Noor Aini menambahkan, untuk pengembangan tidak hanya memberikan pelatihan kepada kelompok desa wisata. Pasalnya, juga dilakukan usaha promosi terhadap destinasi yang dimiliki.
Salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan Familirization Tour (Fam Tour) di November 2021, dengan mengajak Biro perjalanan wisata dan juga pegiat media. Fam Tour bertujuan untuk mengenalkan potensi dan paket desa wistata kepada biro perjalanan dan diharapkan dapat dipasarkan kepada wisatawan.
“Untuk pegiat media diharapkan membantu mempromosikan dengan membuat ulasan tentang paket desa wisata ini,” katanya.
Emmy mengungkapkan Fam Tour dilaksanakan di sejumlah destinasi, mulai dari Desa Wisata Tepus Kapanewon Tepus dan Desa Wisata Katongan di Kapanewon Nglipar. Desa Wisata Tepus menawarkan paket wisata susur pantai perawan menggunakan jeep dan wisata edukasi UMKM perak dan batik serta wisata budaya karawitan. Sedangan Desa Wisata Katongan menwarkan paket edukasi UMKM budidaya lebah madu dan budidaya aloevera serta wisata alam punthuk kepuh dan Pesona 17 Kali Oya. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pariwisata Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.