CCTV Ungkap Kronologi Perusakan Bendera di Bantul dan Palang Kereta
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
Tim Frogs Indonesia melakukan uji coba drone yang ditampilkan pada Dubai Expo 2020 di Uni Emirat Arab/Istimewa-Frogs Indonesia
Harianjogja.com, BANTUL- Perusahaan drone di Bantul, Frogs Indonesia bakal berlaga di Dubai, Uni Emirat arab (UEA). Beragam jenis drone milik perusahaan yang terletak di Bangunharjo, Sewon bakal diusung dan dipajang di hadapan warga mancanegara.
Chief Bisnis Development Officer Frogs Indonesia, Dede Satria Maulana menerangkan beberapa drone buatan Frogs Indonesia akan dibawa di event Dubai Expo 2020 di Uni Emirat Arab mulai 1 Oktober 2021 sampai 31 Maret 2022 mendatang.
"Frogs secara langsung ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia [Kemkominfo] untuk ikut serta dalam acara tersebut bersama dengan beberapa delegasi Indonesia lainnya," tuturnya pada Rabu (22/12).
Berlangsung di Al Wasl Plaza, Dubai, Uni Emirat Arab, Dede menceritakan bila Frogs Indonesia membawa sejumlah produk unggulannya. Mulai dari Drone Passanger (Taxi Drone), Sekar Agri (Drone Sprayer), Aksa Mapper (Drone Pemetaan) dan Custom Drone dibawa dari Bantul ke Dubai untuk ditampillan kepada warga dunia.
BACA JUGA: Bupati Bantul Kembali Rombak & Lantik Pejabat Baru, Ini Sebabnya
"Kemkominfo RI sendiri mendapat giliran untuk memperkenalkan teknologi yang ada di Indonesia. Salah satunya teknologi drone milik Frogs Indonesia yang bakal diperkenalkan," ujarnya.
"Event ini tidak sekedar memperlihatkan drone buatan Frogs, tetapi membuka peluang kerja sama riset serta memberi informasi komperhensif bahwa Indonesia memiliki produk-produk berkualitas," tandasnya.
Frogs Indonesia merupakan perusahaan start up yang bergerak di bidang industri wahana terbang tanpa awak atau biasa disebut dengan drone. Frogs mempunyai empat produk unggulan yaitu drone untuk penumpang (taxi drone), drone survei dan pemetaan (surveillance), drone penyemprot (sprayer), hingga drone pembawa barang (cargo drone).
Salah satu pesawat tanpa awak unggulan Frogs Indonesia yakni drone passanger atau taxi drone diklaim menjadi drone penumpang pertama yang diciptakan dan dikembangkan di Indonesia. Taxi drone milik Frogs Indonesia ini lahir dari perkembangan desain drone quadcopter.
"Selain konfigurasi sistem kontrol, pengembangannya mempertimbangkan aspek-aspek seperti aerodinamika, struktur, dan ergonomic. Dengan kapasitas mesin yang digunakan, taxi drone yang didesain untuk mengangkut dua orang penumpang sebesar 200 kilogram itu bisa terbang selama satu jam," terang Dede.
Nantinya drone buatan pabrik di Bangunharjo, Bantul tersebut akan mengisi salah satu stan di paviliun Indonesia bersama dengan beberapa perwakilan lain dari Indonesia. Kesempatan ini diharapkan Dede dapat membuka mata dunia bahwa Indonesia juga punya teknologi-teknologi mutakhir dan dibuat sendiri oleh anak bangsa.
"Kami berharap dengan dukungan dari pemerintah dalam hal ini Kemkominfo RI serta ditunjuknya Frogs Indonesia untuk berpartisipasi dalam acara Dubai Expo 2020 bisa membuat teknologi-teknologi terbaru buatan Indonesia bisa dikenal di dunia. Selain itu dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak bisa membuat Indonesia lebih dilirik oleh investor ataupun pengembang - pengembang dunia sehingga terjalin kerjasama yang baik untuk kedepannya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
BNPB mengirim bantuan logistik ke korban gempa Palue melalui jalur laut dan udara, termasuk tenda, sembako, beras, genset, dan dukungan medis.
Job Fair Jateng digelar 20-21 Agustus 2026 dengan 4.587 lowongan dari 30 perusahaan dan 257 jabatan untuk berbagai lulusan.
Kilang Plaju memperkuat ketahanan energi lewat implementasi B50, inovasi refrigeran Breezon MC-32, dan produksi Polytam.
KPK tidak menindak dugaan pelanggaran etik Setya Budi Dias karena yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi insan KPK.
Lelang aset Sritex di KPKNL Surakarta masih stagnan. Eks pekerja berharap Danantara segera mengakuisisi pabrik dan menyelesaikan pesangon