Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sempat dikabarkan hilang, Senin (20/12/2021) lalu, Sadinem atau Nyi Hari Mustopo, 84, warga Kandangan, Margodadi, Seyegan, Sleman, ditemukan sudah meninggal dunia di Sungai Progo. Mayat Sadinem ditemukan warga di Bendungan Kamijoro, Dusun Plambongan, Triwidadi, Pajangan, Bantul, Kamis (23/12/2021) pagi.
Kapolsek Pajangan, AKP Titik Esti Handayani, mengatakan mayat Sadinem kali pertama ditemukan oleh Arum Ismali, 39. Saat itu, Arum berjalan di Jembatan Bendungan Kamijoro dari arah Kulonprogo menuju Bantul. Ia melihat benda terapung di bawah jembatan sungai Progo dan diduga adalah mayat manusia. Saksi kemudian melaporkan hal itu kepada warga lainnya dan laporan tersebut diteruskan ke Polsek Pajangan.
“Berdasarkan laporan tersebut personil Polsek Pajangan langsung menuju ke TKP penemuan mayat dan melakukan evakuasi dibantu oleh tim SAR dan PMI Bantul,” kata Titik.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah Sadinem langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Dari hasil pemeriksaan tim inafis, kata Titik, mayat tersebut merupakan warga Sleman yang hilang sejak Senin lalu. Bahkan pihak keluarga sempat melaporkan kejadian orang hilang bernama Sadinem.
Saat itu Sadinem dilaporkan sedang jalan-jalan pagi seusai salat subuh di sekitar Kandangan, Beran, Kurahan, Gunung Gedang. Titik memastikan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam jasad korban sehingga korban diduga meninggal karena lemas. Selanjutnya jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga.
“Pihak keluarga korban sudah menerima dengan baik dan tidak ada tuntutan dikemudian hari,” sambung Titik.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yogyakarta, L.Wahyu Efendi, menambahkan timnya diterjunkan untuk mengevakuasi korban dari sungai Progo.
“Mengingat medan lokasi yang cukup sulit karena Pas di Bendungan dan pusaran air kami mengirimkan satu Tim Rescue lengkap dengan peralatan Water Rescue untuk membantu proses evakuasi,” kata Wahyu.
Setelah satu tim Rescue sampai dilokasi langsung berkordinasi dengan Polsek Pajangan dan Tim SAR gabungan melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 30 menit dengan menerjunkan personel dengan alat safety di air untuk menghampiri mayat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan Kutoarjo.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 23 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.