Sisa Makanan Pasien RS Jogja Turun berkat Program SI SEDAP
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Rabu (23/12/2021), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melepas ekspor beragam produk unggulan asal Jateng dengan nilai ekspor sebesar Rp343 miliar./Istimewa
SALATIGA—Pandemi tak menghalangi Jawa Tengah terus menggenjot ekspor produk unggulan ke berbagai negara di dunia. Rabu (23/12/2021), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melepas ekspor beragam produk unggulan asal Jateng dengan nilai ekspor sebesar Rp343 miliar.
Pelepasan ekspor dilakukan di PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) Kota Salatiga. Ada 14 perusahaan yang ikut andil dalam pengiriman ekspor itu, dengan produk unggulan seperti furniture, briket, makanan olahan, gula kelapa, alas kaki dan pipa. Adapun negara tujuan adalah Amerika Serikat, Belanda, Spanyol, Jerman, Vietnam, Arab Saudi, Hungaria, India, Belgia, Polandia, Kanada, Italia dan Singapura.
"Hari ini saya hadir dalam prosesi pelepasan ekspor, ada 14 perusahaan Jateng yang hari ini melakukan ekspor. Ini bagian dari semangat, bahwa di akhir tahun kita tidak mlempem, tetap mencari solusi agar kita bisa eksis dalam berdagang," kata Ganjar.
Ganjar mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung kelancaran ekspor produk-produk unggulan Jateng ke berbagai negara itu. Ia juga meminta agar semua perusahaan dan eksportir Jateng tetap semangat dan tidak putus asa.
"Meski tadi saat diskusi, saya mendapat keluhan kesulitan kontainer, karena banyak pelabuhan di dunia yang belum membuka itu dengan baik. Nanti kita akan carikan solusinya, agar mereka bisa tetap menjalankan roda ekonomi," ucapnya.
Ganjar menerangkan kondisi pandemi saat ini sudah mulai membaik. Dengan begitu, diharapkan kegiatan ekspor ini bisa menjadi spirit untuk kebangkitan ekonomi Jawa Tengah.
"Saya terimakasih karena Jateng dipercaya, perusahaan-perisahaan tetap aksis dan menjaga harmoni. Hubungan industrial yang baik, iklim investasi yang kondusif membuat kita semua jadi nyaman. Mari kita jaga, karena kalau iklimnya ruwet dan tabrakan terus, pasti suasana menjadi kurang baik," katanya.
Sementara itu, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggriono Sutiarto mengatakan, pihaknya melakukan secara rutin kegiatan ekspor akhir tahun. Dan menurutnya, kinerja ekspor khususnya dari Jateng sangat mendukung neraca perdagangan nasional.
"Kami terimakasih pada pak Gubernur Jawa Tengah dan seluruh jajaran, para eksportir dan Bupati/Wali Kota yang terus mendukung investasi di Jateng. Sehingga, nilai ekspor yang dilakukan pengusaha-pengusaha Jateng selalu tinggi dan mendukung kinerja neraca perdagangan kita," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.