Dikukuhkan Guru Besar, Eks Ketua KY Usul Model Penyelesaian HAM Berat
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Pelepasan Angsa di dekat Danau UII sebagai salah satu gerakan UII Bumi Lestari, Jumat (31/12/2021). /Ist-UII.
Harianjogja.com, SLEMAN--Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) melepas sejumlah ekor angsa di pinggiran danau di Kompleks Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang dalam kegiatan UII Bumi Lestari Jumat (31/12/2021).
Rektor UII Profesor Fathul Wahid menjelaskan selain melepas angsa, kegiatan itu juga dilakukan dengan menanam sejumlah pohon langka di area Kampus UII. Harapannya bisa menjaga keseimbangan alam, antara manusia hewan dan tumbuhan. "Harapannya ada ekosistem baru yang lebih berkelanjutan ke depannnya," katanya, Jumat (31/12/2021).
Melalui penanaman pohon harapannya dapat menyeimbangkan alam, menyuplai oksigen yang dibutuhkan. Kemudian
"Karena dekat dengan lingkungan itu menurut survei terbaru ternyata membuat orang tidak kesepian dibandingkan dengan ramai tetapi tidak saling memberikan perhatian. Kita tentu berharap akan semakin bahagia dengan adanya memperhatikan lingkungan," ujarnya.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan UII Ilya Fajar Maharika menambahkan pelepasan Angsa sebagai pelengkap kehadiran antara manusia, hewan dan tumbuhan. Sehingga angsa mewakili hewan yang dapat melengkapi keseimbangan alam. "Artinya kami di kampus terpadu ini terbuka dengan keseimbangan alam. Meski pun nanti ada suara hewan, kami merasa bahwa inilah keseimbangan," ujarnya.
Baca juga: Angkat Sekali Lagi Gelasmu Kawan, Produk Intelektual Perjalanan Musik Shaggydog
Manusia hakekatnya DNA dekat dengan alam, sehingga secara naluriah jika kembali ke alam sama dengan kembali ke rumah. Oleh karena itu, ia sepakat jika, perumahan di perkotaan dilengkapi dengan adanya unsur alam. "Pohonnya beragam pohon langka dan pohon produktif," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.