Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. /Harian Jogja-Heroe Poerwadi
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja saat ini masih mengutamakan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. Sejuah ini belum ada rencana atau tanggal pasti vaksinasi booster atau dosis ketiga bagi masyarakat umum.
Menurut Wakil Wali (Wawali) Kota Jogja, Heroe Poerwadi, vaksinasi untuk masyarakat yang belum mendapatkan vaksin menjadi perhatian utama. "Booster akan kami lakukan kalau anak-anak sudah selesai vaksinasi. Apalagi kalau itu dilaksanakan berbarengan, tenaga kesehatan kami bisa kewalahan. Jadi anak-anak yang belum tervaksin menjadi prioritas dulu," kata Heroe dalam sela-sela kegiatannya di Kemantren Jetis, Jogja, Rabu (5/1/2021).
Hal ini terutama upaya Pemkot Jogja mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen atau secara penuh. Apabila sesuai perencanaan, PTM 100 persen akan berlangsung akhir Januari 2022. Saat ini kapasitas PTM masih 70 persen.
"Kami juga harus mengorganisasikan dulu, vaksinnya jenis apa sampai programnya apa. Sekarang, program anak 6-11 tahun dan dosis kedua yang prioritas. Jadi yang paling penting semuanya tervaksin dulu, meskipun baru dosis pertama. Kami prioritaskan buat yang belum vaksin," kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.
Apabila nantinya vaksin booster akan berlangsung, profesi yang memiliki potensi tertular Covid-19 lebih tinggi akan didahulukan. Beberapa profesi ini seperti guru, tenaga layanan publik, dan sebagainya yang interaksi dan mobilitasnya tinggi. Sejauh ini, tenaga kesehatan dan relawan penanganan Covid-19 di Kota Jogja sudah mendapatkan booster.
BACA JUGA: Viral, Lowongan Kerja Pengasuh Boneka dengan Gaji Rp10 Juta per Bulan
Sebelumnya, Pemerintah Pusat telah memberikan arahan beberapa daerah untuk melaksanakan vaksin booster mulai 12 Januari 2022. Daerah ini terutama yang capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua sudah tinggi.
Heroe mengatakan apabila prioritas booster tiap daerah bisa berbeda-beda. Hal ini terutama melihat jenis sektor-sektor andalan daerah yang berbeda. Ada daerah yang mengedepannya pariwisata, pendidikan, sampai industri.
"Sebenarnya kapan pun kami siap. Kami kan masih punya beberapa vaksin, tinggal dibagi saja peruntukannya. Kalau memang sudah diinstruksikan ada booster, tentu akan kami lakukan itu," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.