Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat meresmikan Pasar Sompilan Hargobinangun, Kamis (6/1/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, mengoperasikan Pasar Desa Sompilan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pembangunan pasar yang dilakukan selama tiga tahun ini menggunakan alokasi dana desa.
Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito mengatakan Pasar Sompilan mulai dibangun pada 2018 dan selesai 2021. Biaya pembangunan pasar yang terdiri dari 12 unit kios tersebut dialokasikan dari dana desa sebesar Rp455 juta. "Selain pedagangan di kios, nanti ada pedagang yang menjual produk lokal dari masing-masing padukuhan," kata Amin di sela-sela peresmian Pasar Sompilan, Kamis (6/1/2022).
Keberadaan pasar tersebut selain untuk masyarakat, juga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan wisatawan yang datang ke Kaliurang. Pasar tersebut akan dilengkapi dengan Pusat Pelayanan Informasi terkait dengan potensi wisata, UMKM dan potensi lainnya dari masing-masing padukuhan.
Selain menjadi area berjualan, kata Amin, pasar diramaikan dengan pameran UMKM. Saat ini tercatat ada 168 UMKM yang eksis di Hargobinangun. Mereka tergabung dalam wadah Forum Komunikasi UMKM Hargo Manunggal. "Kami berharap dengan keberadaan pasar ini, wisatawan juga tertarik datang sehingga perekonomian masyarakat bisa berjalan dengan baik," katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa berharap Pasar Sompilan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong laju perekonomian Hargobinangun yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. "Kami mengapresiasi Kalurahan Hargobinangun dan Kapanewon Pakem yang turut melestarikan keberadaan pasar tradisional," katanya.
Danang mengingatkan agar pasar tersebut dapat beroperasional dengan baik, baik pengelola maupun masyarakat dapat menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pasar tersebut. Ia juga mengajak agar warga gemar berbelanja ke pasar tradisional. "Belanja di pasar tradisional lebih asik. Bisa tawar-menawar harga, bisa saling sapa. Tetapi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan harus tetap dijaga. Itu kuncinya," kata Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.