Wakil Ketua DPRD DIY Soroti Literasi di Tengah Banjir Informasi
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
Mahasiswa KKN UAD berfoto bersama warga Kampung Mendungan, Giwangan, Umbulharjo. (ist)
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah mahasiswa Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja memberikan pendampingan kepada warga RW 11 Kampung Mendungan, Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja. Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Teknik Industri I.A.1 tersebut memberikan edukasi terkait dengan protokol kesehatan.
Koordinator Tim KKN dosen Teknik Industri UAD Utaminingsih Linarti menjelaskan hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.
Keterlibatan mahasiswa KKN ini diharapkan ikut membantu menghidupkan kembali aktivitas masyarakat yang sempat terhenti akibat pembatasan. Salah satu langkah dengan memberikan edukasi protokol kesehatan.
“Setelah berkomunikasi dengan tokoh masyarakat kami mendapat informasi terkait kondisi masyarakat, berdasarkan latar belakang itu kami menyusun program kegiatan untuk dilaksanakan guna mengatasi permasalahan tersebut,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (16/1/2022)
Ia menambahkan program atau kegiatan yang dilakukan diharapkan bermanfaat bagi kegiatan masyarakat. Kegiatan itu di antaranya membantu pelaku usaha untuk dapat memasarkan produknya, pembagian masker serta hand sanitizer, kegiatan TPA, senam bersama, menggelar kegiatan olahraga futsal dan sejumlah kegiatan lainnya.
“Kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat mulai aktif kembali dalam kegiatannya sehari-harinya, tentu dengan tidak melupakan protokol kesehatan,” ujarnya.
Para mahasiswa KKN ini pun mengedukasi masyarakat agar mulai terbiasa dapat menerima hidup berdampingan dengan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Selain itu masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi adanya hoaks terkait dengan Covid-19 yang kadang membuat masyarakat semakin khawatir. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah