Merah Putih Warnai Pasar Ngasem, Wisatawan Dapat Jenang Gratis
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Musrenbangkel Pemerintah Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan./Dok. Humas Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kelurahan Suryatmajan Kemantren Danurejan berencana membangun area wisata dengan konsep perpaduan atraksi seni dan budaya di kawasan setempat. Rencana ini muncul dalam musyawarah rencana pembangunan kelurahan (musrenbangkel) yang digelar belum lama ini.
Lurah Suryatmajan, Weda Satiya Negara, mengatakan area wisata ini dinamai Plataran Niyaka Cokro yang berlokasi di Kampung Cokrodirjan. Ia menyebut pembangunan ini sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh kampung tersebut.
BACA JUGA: Warung Makan di Jogja dengan Nama Aneh, Samperin Yuk!
“Nantinya bakal ada panggung untuk ekspresi dan apresiasi seni budaya sekaligus menarik wisatawan berkunjung, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat secara luas,” katanya dikutip dari situs resmi Pemkot Jogja, Senin (24/1/2022).
Weda menjelaskan potensi seni dan budaya di Kampung Cokrodirjan yang menonjol adalah kesenian tradisional berupa karawitan dan juga memiliki bregodo yang dinamakan bregodo Cokrodirjo.
Wisata seni dan budaya itu bisa diintegrasikan dengan beragam potensi lain dari kampung yang ada di wilayah setempat. Misalnya Kampung Jambu, kawasan pedestrian Kali Code, kawasan kuliner, jalur sepeda, kampung budaya dan lainnya.
BACA JUGA: 14 Oleh-Oleh Kerajinan Tangan Khas Jogja
“Berbagai potensi ini akan diintegrasikan dengan potensi di kampung lain di Kelurahan Suryatmajan. Nantinya wisatawan bisa menikmati berbagai potensi yang ada dan menggerakkan ekonomi lokal,” kata Weda.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi sangat mengapresiasi konsep pembangunan di Kelurahan Suryatmajan. Ia berharap pengembangan konsep kampung wisata seni dan budaya ini dapat menambah kesejahteraan masyarakat Kelurahan Suryatmajan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.