Jadwal SIM Keliling Jogja Hari Ini Selasa 19 Mei 2026
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta agar melakukan evaluasi terhadap pembelajaran tatap muka (PTM) seiring dengan kenaikan Covid-19 hingga dua kali lipat pada laporan Jumat (28/1/2022). Jika dalam sepekan ke depan kasus terus melonjak maka PTM 100% di sekolah untuk jenjang SMP dan SMA harus dikurangi menjadi 50%.
Sultan sudah meminta kepada dinas terkait baik di level provinsi maupun kabupaten dan kota untuk mempertimbangkan pengurangan PTM terutama jenjang sekolah dasar. Khusus untuk SMP dan SMA jika kasus terus naik selama sepekan ke depan maka harus dikurangi menjadi 50%.
“Saya sudah minta untuk mereka yang anak-anak [SD] supaya ada pertimbangan kalau bisa untuk diberhentikan atau dikurangi. Kalau SMP SMA mungkin tidak 100 persen lah, tetapi 50 persen, kita lihat sepekan ini perkembangan seperti apa,” ujarnya di Kepatihan, Jumat (28/1/2022).
BACA JUGA: Waspada! Kasus Covid-19 DIY Naik 2 Kali Lipat, Hari Ini Tambah 69 Kasus
Akan tetapi jika ada sekolah yang terkonfirmasi positif Covid-19, Sultan memerintahkan agar langsung ditutup sementara sampai isolasi selesai.
“Kalau yang ada OTG [sekolah ditemukan kasus positif] otomatis langsung ditutup. Tetapi untuk pemenuhan sekarang kan sudah ada yang masuk 100 persen itu saya mohon untuk sekolah dari masing-masing kabupaten bisa melihat itu. Dalam konteks perkembangan yang ada, itu saja,” katanya.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan satgas di kabupaten kota serta Disdikpora DIY agar kenaikan Covid-19 menjadi perhatian. Sehingga pelaksanaan PTM bisa menyesuaikan. Sebenarnya para siswa sudah mulai nyaman dengan PTM, akan tetapi dengan adanya kenaikan Covid-19 maka harus dilakukan evaluasi. Protokol kesehatan harus diterapkan lebih ketat dalam pelaksanaan PTM.
“Kalau memang tempatnya tidak bisa diterapkan prokes ketat, maka bisa diselenggarakan 50 persen. Serta menyesuaikan waktu belajarnya. Sekolah yang lebih tahu, kebetulan semua sekolah sudah memiliki satgas. Satgas di sekolah membuat analisis untuk melakukan koordinasi dengan dinas setempat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.