Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Warga di sebuah sekolah swasta di Sleman yang tertular Covid-19 bertambah. Hal itu diketahui berdasarkan hasil tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman. Total kasus yang ditemukan berdasarkan hasil tes swab PCR saat ini sebanyak 31 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Khamidah Yuliati mengatakan Dinkes sudah melakukan tracing kepada 97 warga sekolah tersebut. Tracing dilakukan kepada kontak erat pasien positif Covid-19, mulai dari siswa, guru hingga karyawan lainnya.
"Tracing yang dilakukan sejak kemarin hingga kini sebanyak 97 orang [yang kontak erat dengan pasien Covid-19]. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 orang hasilnya positif Covid-19," kata Yuli saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (28/1/2022).
BACA JUGA: Covid-19 di Jogja Naik Berlipat, Sri Sultan: Jangan Khawatir Berlebihan
Dijelaskan Yuli, sebanyak 27 orang dinyakan positif tersebut merupakan didasarkan pada hasil tes swab PCR dari hasil tracing yang digelar Kamis (27/1/2022). Mereka saat ini melakukan isolasi mandiri dan hanya satu pasien yang menjalani isolasi di Isoter Asrama Haji. "Sebelumnya yang positif ada empat orang. Jadi total seluruhnya sampai hari ini 31 orang yang positif," katanya.
Dijelaskan Yuli, penambahan kasus baru sebanyak 37 kasus di Sleman tidak semua berasal dari warga sekolah swasta tersebut. Sebagian kasus ditemukan lewat hasil pemeriksaan mandiri dan pelaku perjalanan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengatakan berdasarkan laporan terbaru pasien isoter baik di Asrama Haji maupun Rusun Gemawang, terdapat penambahan jumlah pasien. Per Jumat (28/1/2022) pukul 15.30 WIB jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di isoter sebanyak 6 orang. "Di Asrama haji ada 5 pasien. Tiga di antaranya merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta yang melakukan meeting di Jogja. Untuk Rusun Gemawang hanya ada 1 pasien," katanya.
Terkait penyebaran covid-19 di sebuah sekolah Islam tersebut, hingga kini kini managemen sekolah belum dapat dimintai konfirmasi.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% di salah satu sekolah di Pogung Lor, Sinduadi, Kapanewon Mlati menyusul salah seorang siswanya positif Covid-19.
Penghentian PTM di sekolah tersebut dilakukan menyusul belasan siswa reaktif setelah mengikuti swab Antigen. Saat ini mereka melakukan isolasi mandiri (Isoman) di sekolah tersebut.
Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana mengatakan penghentian kegiatan PTM di sekolah tersebut menyusul hasil tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman kepada belasan siswa lainnya pada Rabu (26/1/2022) setelah satu siswa dinyatakan positif Covid-19. "Kemarin saya dapat laporan ada siswa yang positif Covid-19. Kemungkinan tertular dari ayahnya yang bekerja di luar kota. Kemudian Dinkes melakukan tracing ke teman-teman satu kelas," kata Ery, Kamis (27/1/2022).
Dari hasil tracing menggunakan swab antigen, lanjut Ery, sebanyak 14 siswa dinyatakan reaktif. Mereka kemudian melakukan isoman di sekolah karena di komplek sekolah tersebut dilengaki dengan dokter. Dinkes pun melanjutkan pemeriksaan mereka yang reaktif menggunakan uji swab PCR pada Kamis (27/1/2022).
Atas kejadian tersebut, kata Ery, Disdik meminta sekolah untuk menghentikan kegiatan PTM sementara hingga 2 pekan ke depan. Sebagai gantinya, sekolah diminta melaksanakan kembali kegiatan PJJ (pendidikan jarak jauh) untuk sementara.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama mengatakan setelah diketahui ada siswa yang positif Covid-19 Dinkes melakukan tracing ke sekolah. Hal itu sebagai upaya pencegahan penularan kasus Covid-19 di sekolah tersebut. "Sementara yang di swab ada 97 orang, terdiri dari siswa SMP, SMA, Guru, Catering dan Costumer Service," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.