BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasui swab untuk mendeteksi Covid-19./Antara-Jojon
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 860 siswa, guru, dan tenaga kependidikan di SMAN 2 Bantul akan menjalani swab test polymerace chain reaction (PCR) secara massal, Jumat dan Sabtu (4-5/2/2022) setelah 16 siswa positif Covid-19.
“Jumat dan Sabtu semua akan menjalani swab massal yang diikuti 800 siswa dan 60 guru serta tenaga kependidikan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 2 Bantul, Ngadiya saat dihubungi, Kamis (4/2/2022).
BACA JUGA: 9 Kecamatan di Jogja Rawan Pergeseran Tanah, Ini Daftarnya
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Bantul, Suwartini menjelaskan saat ini total ada 17 siswa yang positif Covid-19. “Semuanya merupakan siswa Kelas XII,” kata dia. Jumlah tersebut terdiri dari 16 siswa yang positif Covid-19 berdasar hasil swab massal untuk satu kelas yang digelar Senin (31/1/2022).
Ke-16 siswa yang positif Covid-19 itu merupakan hasil dari tracing satu siswa yang positif Covid-19 sejak Minggu (30/1). Awalnya satu siswa tersebut, kata Surwartini, mengalami gejala pusing, sakit tenggorokan, dan demam sejak Jumat (28/1). Siswa tersebut sebelumnya sempat masuk sekolah, namun pada Jumat tidak masuk.
Lantaran orang tua dari siswa tersebut adalah dokter, maka orang tua tersebut berinisiatif memeriksakan anaknya ke rumah sakit dan dites swab. Hasilnya keluar pada Minggu yakni positif Covid-19. Orang tua tersebut kemudian memberitahukan kepada pihak sekolah pada Minggu malam.
Dari informasi tersebut, sekolah mengambil langkah cepat dengan menggelar swab massal pada Senin untuk semua siswa Kelas XII. Swab massal tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kapanewon Bantul, Balai Pendidikan Menengah Disdikpora DIY, dan Puskesmas Bantul 1.
“Kami melaksanakan swab pertama untuk siswa satu kelas hasilnya ada 16 siswa terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga totalnya yang positif ada 17 siswa,” ujar Suwartini. Setelah diketahui ada 17 siswa yang positif Covid-19 dari kelas XII, maka pembelajaran saat ini dilakukan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama satu pekan.
BACA JUGA: Ngeri! Ini Foto-Foto Imbas Hujan Badai di Jogja dan Sleman
Begitu mengetahui adanya 17 siswa yang positif Covid-19, sekolah juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bantul untuk melaksanakan swab massal menyasar semua warga SMAN 2 Bantul.
“Saat ini semua siswa yang positif Covid-19 sudah menjalani isolasi di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 [RSLKC] Bambanglipuro, Bantul. Kami berharap setelah isolasi selesai bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka [PTM] 50 persen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.