Bayi Ditemukan di Gorong-Gorong Kini Sudah Punya Orang Tua Asuh
Bayi laki-laki yang ditemukan pemulung di gorong-gorong jalan Solo-Semarang wilayah Banyudono, Boyolali, akhir September lalu, kini sudah punya orang tua asuh.
Bangkai bus yang menabrak tebing Bukit Bego, Bantul, Minggu (6/2/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudi
Harianjogja.com, SOLO - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebab kecelakaan bus pariwisata di Bukit Bego, Imogiri, Bantul, Minggu (6/2/2022), dan mengungkapkan rem bus masih berfungsi dengan baik. Namun, ada keanehan dalam laju kendaraan.
KNKT menyebut hasil investigasi sementara yang dilakukan menunjukkan rem dan bagian bus lainnya masih berfungsi.
BACA JUGA: Ini Kata-Kata Terakhir Sopir Bus Wisata Sebelum Kecelakaan Maut di Bukit Bego Bantul
“Semua sistem berjalan baik. Bus itu bisa mengerem. Tidak ada masalah teknis,” kata Plt Kepala Sub Komite Moda Investigasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT, Ahmad Wildan, Selasa (8//2/2022).
Alur roda juga masih memenuhi syarat. Jarak antara kampas dan tromol juga masih dalam ambang batas normal. KNKT juga meminta keterangan dari saksi, yakni kenek bus.
Menurut Wildan, saksi menjelaskan saat kendaraan berjalan menurun, sopir menggunakan gigi tiga. Oleh karena itu, kendaraan meluncur cukup cepat di jalan menurun dan menikung. Sopir juga berkali-kali mengerem.
Keterangan itu sesuai dengan penjelasan saksi lain, yakni warga yang berada di mobil di belakang bus yang melihat lampu rem bus terus menyala, tetapi bus masih melaju.
BACA JUGA: Pria Ini Kehilangan Ayah, Ibu, Anak, dan Neneknya akibat Kecelakaan Maut di Bukit Bego Bantul
Mendekati titik kecelakaan, menurut informasi yang didapatkan KNKT, pengemudi bus kemudian kesulitan mengerem. Sopir lantas berupaya memindahkan perseneling dari gigi 3 ke gigi 2. “Itu tidak mungkin terjadi. Pasti akan masuk ke gigi netral,” katanya.
Bus yang mengangkut rombongan wisata dari Polokarto, Sukoharjo, menabrak tebing Bukit Bego di Wukirsari, Imogiri, Bantul. Sebanyak 13 penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Bayi laki-laki yang ditemukan pemulung di gorong-gorong jalan Solo-Semarang wilayah Banyudono, Boyolali, akhir September lalu, kini sudah punya orang tua asuh.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.