Prakiraan Cuaca DIY: Full Cerah Berawan Hari Ini
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca di seluruh wilayah DIY pada Rabu (13/9/2023) cerah berawan.
Festival Gerobak Sapi yang digelar di Lapangan Pokoh, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sabtu (20/10/2018).Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Dalam percakapan sehari-hari khususnya di Jogja, kita masih sering mendengar ucapan bernada misuh alias mengumpat. Kata-kata yang digunakan sangat kasar sehingga bisa melukai hati orang lain.
Orang yang misuh biasanya berawal dari perasaaan tidak suka kepada seseorang atau ada rasa ketidakcocokan berpikir. Ucapan yang mengandung makna pedas dan menyakitkan kerap kali keluar dari mulut secara disengaja maupun tidak disengaja.
Jogja sendiri memiliki banyak kata umpatan yang masih sering diucapkan kebanyakan orang. Seperti bajingan, sontoloyo, bajigur, hingga asu. Kata-kata itu sering dilontarkan untuk memaki orang yang dinilai memiliki perangai buruk.
Namun apakah kita sudah mengetahui makna yang sebenarnya dari kata umpatan atau pisuhan itu?
Berikut ini makna sebenarnya dari beberapa kata umpatan yang biasa diucapkan orang-orang Jogja:
Bajingan merupakan sebutan untuk profesi pengendali atau pengemudi gerobak sapi. "Zaman dahulu kendaraan rakyat untuk mengangkut hasil bumi umumnya mengunakan gerobak atau pedati yang ditarik oleh sapi yang ada khususnya di Pulau Jawa. Seseorang yang menjadi pengendali gerobak sapi dinamakan bajingan," tulis akun Instagram Paniradya Kaistimewaan @paniradyakaistimewaan dikutip Harianjogja.com.
Jasa para bajingan juga digunakan oleh lurah, bekel atau bupati untuk mengangkut pajak hasil bumi. Keberadaannya sangat diandalkan karena bisa mengantarkan orang dan barang ke tempat tujuan.
Namun tidak jarang pula mereka tak kunjung datang karena harus mengantar orang yang lebih dulu menggunakan jasanya. Kedatangan dengan waktu yang tidak tentu ini membuat calon penumpang yang sudah menunggu lama terpaksa berjalan kaki. Rasa tidak puas pun muncul dengan kalimat “Bajingan suwe tenan tekane” yang artinya Bajingan lama sekali datangnya. Lambat laun, kalimat yang biasa ini berkembang menjadi umpatan yang masih bertahan hingga sekarang.
Di Jogja dan Jawa Tengah, umpatan sontoloyo justru memiliki makna yang terpuji. Sebab, sontoloyo adalah sebutan bagi penggembala bebek atau disebut juga tukang angon.
"Seorang sontoloyo biasanya menggembala beratus ekor bebek dengan cara berpindah mengikuti musim panen padi di daerah pesawahan untuk menggembalakan bebeknya," tulis @paniradyakaistimewaan.
Sontoloyo ini punya peranan penting agar ratusan bebek yang digembalakan tetap berada di satu tempat dan tidak berpencar. Biasanya sontoloyo melengkapi diri dengan tongkat panjang yang berfungsi menghalau bebek yang akan pergi ke arah lain.
Namun, sontoloyo di zaman sekarang mengalami pergeseran makna menjadi kata umpatan atau makian. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sontoloyo adalah makian dan kata cakapan yang bermakna bodoh, konyol, atau tidak beres.
Bajigur bisa diartikan sebagai turunan dari umpatan bajingan. Nadanya terkesan lebih halus namun sebenarnya tetap memiliki makna yang kasar untuk memaki seseorang. Selain bajigur sebagai bentuk halus bajingan, orang Jogja juga ada yang menggunakan umpatan bajirut dan bajindal.
Bajigur sendiri sebenarnya adalah minuman khas dari Jawa Barat. Wedang bajigur namanya. Terbuat dari santan kelapa yang dimasak dengan jahe, daun pandan dan gula merah.
Itulah tiga makna kata umpatan yang selama ini sering kita dengar. Meski sudah tahu arti yang sebenarnya, tetap jangan mudah mengumpat ya! Tetap jaga perasaan orang lain!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca di seluruh wilayah DIY pada Rabu (13/9/2023) cerah berawan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.