Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Sejumlah peserta mengikuti pelatihan pembuatan website yang digelar PT Qwards bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) DIY, Selasa (1/3)
Harianjogja.com, JOGJA- Puluhan pelaku UMKM di DIY didorong untuk membuat website penjualan online. Selain memaksimalkan pemasaran, keberadaan website penjualan online bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas mereka.
Creative Manager PT Qwords Evida Fauziah mengatakan keberadaan website penjualan online tersebut dinilai penting agar produk yang diproduksi bisa lebih dikenal lebih luas oleh masyarakat. Selain itu, keberadaan website tersebut juga memberikan nilai kepercayaan yang lebih dari masyarakat.
"Kami memberikan pelatihan pembuatan website kepada pelaku UMKM agar mereka bisa lebih aware untuk memasarkan produknya secara online. Selama ini masih banyak pelaku UMKM yang hanya berjualan offline dan di media sosial," katanya, Selasa (1/3/2022).
Lembaganya bekerjasama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) DIY memberikan domain gratis dan free hosting bagi peserta pelatihan selama satu tahun. Website yang diberikan kepada pelaku UMKM basisnya ecommerce untuk berjualan online. "Kami melatih mereka agar mereka bisa berjualan secara online. Tingkat keamanan datanya juga terjamin," katanya.
Dari puluhan peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sebagian sudah berusia lansia. Namun Vida mengaku peserta tetap antusias untuk belajar membuat website. "Kami latih dan dampingi satu-satu. Semangatnya luar biasa. Ini tantangan juga bagi kami karena antusiasme peserta sangat tinggi," kata Vida.
Baca juga: Permintaan Kredit UMKM Skala Menengah di BRI Masih Rendah
Koordinator Konsultan PLUT DIY Wahyu Triatmojo mengatakan peserta pelatihan selain dari Kota Jogja juga berasal dari Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul. Para peserta, katanya sebelumnya belum memiliki website. "Ada yang punya website tapi belum optimal dimanfaatkan. Mereka lebih memilih penjualan menggunakan media sosial. Jadi dengan menjual melalui website pelaku UMKM akan lebih profesional mengelola online shop," katanya.
Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai sektor. Mulai kuliner, kerajinan, fashion dan lainnya. Peserta merupakan pelaku UKM kategori berkembang. "Kegiatan ini digelar dua jam, namun kami dampingi selama tiga bulan. Kami juga mendampingi secara online agar mereka mampu mengelola online shop nya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di FP1 GP Belanda di Zandvoort. Simak hasil lengkap 10 besar dan kabar terbaru Max Verstappen.
Korban penipuan online di ASEAN naik menjadi 45% pada 2025. Di sisi lain, ekonomi digital Asia Pasifik diproyeksikan mencapai US$1,4 triliun.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
PGN Gagas memperluas penggunaan CNG di Jogja dan Jawa Tengah. CNG diklaim bisa menghemat biaya energi hingga 30%.
Forum IHKS 2026 di Jogja menghadirkan 100 ahli ortopedi dari 15 negara untuk membahas sendi, operasi robotik, hingga AI dalam dunia medis.