HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Ilustrasi UMKM - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pengalaman wisata di Kota Jogja kini diarahkan naik kelas. Pemerintah Kota Jogja mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak lagi sekadar menjadi tempat jual beli, melainkan bagian dari destinasi wisata yang menghadirkan pengalaman langsung bagi pengunjung.
Langkah ini dinilai penting karena pola konsumsi wisatawan mulai bergeser. Pengunjung tidak hanya mencari produk, tetapi juga pengalaman, interaksi, dan cerita yang melekat pada produk tersebut. Hal ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus daya saing.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menjelaskan konsep pengembangan UMKM kini diarahkan pada pendekatan city of experience.
“UMKM sekarang harus menjadi bagian dari destinasi. Jadi tidak sekadar membeli produk, tetapi wisatawan datang ke lokasi, melihat prosesnya, dan merasakan pengalaman,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Dengan konsep ini, wisatawan bisa menyaksikan langsung proses produksi—mulai dari pembuatan kerajinan, kuliner, hingga seni—yang selama ini hanya dilihat sebagai produk akhir. Dampaknya, interaksi antara pelaku usaha dan wisatawan menjadi lebih kuat.
Untuk mendukung transformasi ini, Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pelaku UMKM didorong bekerja sama dengan institusi pendidikan, komunitas seni, hingga pelaku budaya guna meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkaya nilai cerita yang ditawarkan.
Selain itu, strategi promosi juga diperluas melalui platform digital dan kerja sama internasional, sehingga produk UMKM tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar global.
Tri menekankan, tantangan utama saat ini bukan sekadar produksi, melainkan bagaimana mengemas produk agar memiliki storytelling yang kuat.
“Harapannya, ketika orang membeli produk di Jogja, mereka tidak hanya membeli barang, tetapi juga cerita di balik produk tersebut,” katanya.
Di sisi lain, sektor pariwisata menjadi pengungkit utama strategi ini. Integrasi antara UMKM dan pariwisata diyakini mampu meningkatkan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menambahkan pihaknya tengah menyusun kalender festival yang lebih terarah untuk mendukung strategi tersebut.
“Kami ingin kunjungan wisatawan ke Jogja, baik lokal maupun luar daerah, lebih terarah karena memang ada tujuan yang jelas, misalnya menghadiri event tertentu,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan festival tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM untuk tampil sebagai bagian dari pengalaman wisata.
“Kegiatan ini juga kami dukung lintas OPD dan instansi terkait, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi program terpadu yang direncanakan bersama,” katanya.
Ke depan, strategi ini diharapkan mampu mengubah wajah UMKM Jogja menjadi lebih kompetitif—bukan hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari daya tarik wisata yang memberikan pengalaman berkesan bagi pengunjung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest