Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ibadah haji. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Antrean tunggu atau waiting list keberangkatan haji di DIY saat ini berdurasi 30 tahun.
BACA JUGA: PSI Dukung Jokowi 3 Periode, Pengamat Sebut Memalukan!
Menurut Plt. Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Regular Kanwil Kemenag DIY, Agus Nur Budiatno, aturan terbaru pendaftaran haji tidak memerlukan pas foto dan pembayaran setoran awal. Sehingga ini bisa diterapkan oleh BPS Bipih di seluruh wilayah NKRI.
“Sehubungan waiting list di DIY yang lama, dihimbau kepada BPS Bipih untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam menginput data jemaah, dikarenakan masih banyak ditemukan bukti setoran awal yang salah input kode wilayah kabupaten dan kota,” kata Agus Nur.
“BPS Bipih dan Petugas siskohat kabupaten dan kota agar lebih jeli memperhatikan kelengkapan syarat pendaftaran sesuai dengan PMA 13 Tahun 2021, serta menyelesaikan proses pendaftarannya baik secara online maupun hadir di kankemang kabupaten dan kota.”
Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja, H. Nur Abadi, hal ini menunjukkan apabila animo masyarakat yang hendak berangkat haji masih tinggi.
Seiring dengan antusiasme masyarakat terkait haji, maka Kemenag Kota Jogja berupa meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu upayanya dengan menyelenggarakan bimbingan teknis pada 20 peserta BPS Bipih atau Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji serta Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam Fungsional.
“Kepercayaan masyarakat kepada Kementerian Agama ini, harus diimbangi dengan pemberian layanan yang terbaik,” kata Nur Abadi dalam acara Bimbingan Teknis Peningkatan Layanan Haji di Hotel Grage Businees Jogja, Rabu (3/3/2022).
Kapala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Jogja, Arif Harjanto, mengatakan acara ini sebagai ruang untuk mensosialisasikan dan mengordinasikan dengan pihak terkait, tentang dinamika Pelayanan dan Penyelenggaran Ibadah Haji. Harapannya ke depan juga pelayanan haji bisa berinovasi sehingga mendatangkan kemudahan dan kemanfaatnyan bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar